Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dokter Jadi Sasaran Keluhan Masyarakat Terkait Menurunnya Sistem Pelayanan Kesehatan

Penurunan standar pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional diungkapkan oleh dokter RSUP dr Kariadi Semarang Budi Setiawan, SpPD

Penulis: rival al manaf | Editor: muslimah
Humas Papdi
dr Rejeki Andayani Rahayu SpPD, K Ger (kanan) bersama dr Kariadi Semarang Budi Setiawan, SpPD. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penurunan standar pelayanan kesehatan di era Jaminan Kesehatan Nasional juga diungkapkan oleh dokter RSUP dr Kariadi Semarang Budi Setiawan, SpPD.

Melalui sebuah konferensi pers di RS Kariadi, Jumat (15/7/2016) ia menjelaskan Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (Papdi) akan mencoba menanggulangi problematika tersebut.

Pria yang juga menjabat sekretaris Pertemuan Ilmiah Tahunan Papdi menjelaskan beberapa topik workshop yang digelar untuk menambah keterampilan klinis para peserta baik dokter penyakit dalam maupun dokter umum.

"Beberapa topik tersebut diantaranya adalah dengan pelatihan injeksi intra artikuler, penatalaksanaan kegawatdaruratan di bidang gastroenterohepatologi, deteksi dini HIV/AIDS, kombinasi obat DM, pemilihan obat hipertensi, vaksinasi pada orang dewasa, demensia pada lanjut usia dan masih banyak topik menarik lainnya," terangnya lebih lanjut.

Topik-topik tersebut dipilih karena menjadi isu yang krusial untuk terus mempertahankan pelayanan kesehatan yang standar dengan anggaran yang terbatas yang diberikan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

"Tidak jarang profesi dokter menjadi sasaran keluhan masyarakat terkait dengan sistem pelayanan kesehatan nasional yang ada saat ini. Sementara itu di lain pihak, BPJS selaku badan penyelenggara jaminan kesehatan ini juga acapkali tidak mendapatkan kesempatan untuk mensosialisasikan mengenai regulasi dari pemerintah pusat terkait dengan sistem grouping diagnosa penyakit, obat obatan yang masuk dalam sistem dan sistem pembiayaan di RS," imbuhnya.

Melalui simposium dalam pertemuan ilmiah tahunan Papdi tersebut ia bertujuan untuk mempertahankan mutu dokter dalam era JKN seperti saat ini. Ia berharap, setelah simposium mendatang yang akan diikuti dokter spesialis dan umum, penyedia jasa layanan kesehatan bisa mempertahankan mutu dengan anggaran yang terbatas. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved