Pemprov Berikan Sanksi PNS Yang Terlambat Meski Beralasan Antar Anak Sekolah

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap akan memberi sanksi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlambat datang ke kantor Senin (18/7/2016)

Pemprov Berikan Sanksi PNS Yang Terlambat Meski Beralasan Antar Anak Sekolah
tribunjateng/dok
SEKDA JATENG SRI PURYONO 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah tetap akan memberi sanksi pada Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang terlambat datang ke kantor Senin (18/7/2016) meski beralasan mengantar anak di hari pertama masuk sekolah.

"Kalau di Provinsi tidak ada kebijakan itu. Telat ya disanksi. Kita tidak akan bedakan, sekolah ya sendiri, bekerja ya sendiri," tegas Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sri Puryono, Jumat (15/7/2016).

Pemprov juga tidak mengeluarkan imbauan pada para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Provinsi Jawa Tengah, bahwa ada toleransi untuk datang terlambat datang ke kantor dan terlambat memberikan pelayanan ke masyarakat.

"Kita tidak ada imbauan untuk mereka boleh terlambat. Jam kantor ya jam kantor," tandasnya.

Termasuk jika para ASN mengajukan izin untuk datang terlambat ke pimpinannya masing-masing, lanjut Puryono, bisa diterima dengan catatan alasan tersebut bisa dipertanggungjawabkan.

Ia menegaskan, sejauh ini Pemprov Jateng belum menerima surat edaran dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan maupun Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, mengenai imbauan untuk memperbolehkan ASN datang terlambat ke kantor dengan alasan mengantar anak ke sekolah.

"Sampai saat ini kita tidak ada edaran dari Menpan maupun mendikbud," kata Puryono yang didampingi Kepala Biro Humas Setda Provinsi Jateng, Sinoeng Nugroho Rachmadi.

Penulis: m nur huda
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved