Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Siswa Karangturi Ini Wakili Indonesia di Ajang Olimpiade Sains Dunia 2016

Di temui Tribun Jateng di Dinas Pendidikan Kota Semarang, Lung Sin menjelaskan persiapan telah ia lakukan sejak ia meraih medali emas di Olimpiade

Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Rival Al Manaf
Kwee Lung Sin (dua dari kanan) berfoto bersama Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin (paling kiri), ayah (kedua dari kiri), dan Kepala SMA Karangturi di kantor Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Rabu (20/7/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Siswa SMA Karangturi menjadi wakil Indonesia dalam ajang olimpiade internasional bidang komputer yang akan diselenggarakan di Kota Kazan, Russia pada bulan Agustus mendatang. Ialah Kwee Lung Sin pemuda 16 tahun, siswa kelas XII sekolah yang baru saja menempati kampus baru tersebut.

Di temui Tribun Jateng di Dinas Pendidikan Kota Semarang, Lung Sin menjelaskan persiapan telah ia lakukan sejak ia meraih medali emas di Olimpiade Sains Nasional bidang komputer tahun lalu.

"Persiapannya tentu terus berlatih dan berlatih mulai tanggal 28 nanti akan di karantina di Jakarta bersama wakil Indonesia lainnya," terangnya kepada Tribun Jateng, Rabu (20/7/2016).

Indonesia memberangkatkan empat perwakilan dalam Olimpiade Internasional ini salah satunya adalah Lung Sin siswa kelahiran Pekalongan yang kini menetap di Semarang. Rencananya setelah kurang lebih dua minggu di karantina di Jakarta, ia akan berangkat ke Russia tanggal 10 Agustus nanti.

"Sampai sejauh ini saya belum tahu seperti apa format kompetisinya di Kazan nanti, namun ada beberapa perwakilan yang saya anggap berat adalah Tiongkok dan Jepang, karena dari teknologi komputer mereka jauh lebih maju dari Indonesia," imbuhnya.

Kedatangannya ke Kantor Dinas Pendidikan pagi itu adalah untuk meminta doa restu dan petuah dari kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Bunyamin. Dalam pesannya Kadinas menyampaikan agar Lung Sin bergaul dan berinteraksi dengan peserta lain dari berbagai negara.

"Dalam kompetisi internasional, penilaian bukan hanya teknis saat perlombaan, tapi bagaimana kedisiplinan, pergaulan kita, keramahan kita dengan peserta lain dari penjuru dunia akan dinilai jadi harus diperhatikan juga," imbuh Bunyamin. Ia menandaskan target juara jangan sampai menjadi beban, harus tetap tenang dan tidak mudah panik. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved