Duh, Obyek Wisata Pantai Sendang Sikucing Terancam Hilang
Pantai yang terletak di Kecamatan Rowosari itu kini menghadapi masalah pelik
Penulis: ponco wiyono | Editor: muslimah
Laporan wartawan Tribun Jateng, Ponco Wiyono
TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata Kabupaten Kendal, Agus Rifai, mengatakan, setidaknya dibutuhkan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk menangani masalah di kawasan Pantai Sendang Sikucing.
Dana sebesar itu bisa digunakan untuk membangu pemecah ombak. Pantai yang terletak di Kecamatan Rowosari itu kini menghadapi masalah pelik, yakni semakin terkikisnya bibir pantai akibat abrasi.
"Kalau anggaran dari kami sendiri, jujur saja tidak cukup. Kami hanya memiliki Rp 500 juta, masih sangat jauh," katanya, saat ditemui di Rapat Paripurna DPRD, Kamis (21/07/2016).
Terkikisnya bibir pantai akibat abrasi sendiri sudah terjadi sejak tahun 2008 silam. Seperti yang diungkapkan pengelola pantai Sendang Sikucing, Rozi, jika pihak pengelola juga terancam bangkut karena rob.
"Abrasi dan rob adalah masalah yang kami hadapi selama delapan tahun terakhir. Untuk rob, jika air sudah masuk ke kawasan wisata, turunnya ke pantai susah karena lokasinya lebih tinggi," ujar sfaf Disbudpar itu.
Selama ini Rozi bersama nelayan sekitar menggali parit agar air rob bisa mengalir lagi ke laut. Namun ia berharap, pemerintah tetap sudi untuk turun tangan membantu mengatasi masalah di lokasi wisata yang pertahunnya menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga Rp 200 juta itu.
"Tidak hanya provinsi, bantuan dari pusat pun kami usahakan agar masalah abrasi dan rob ini bisa segera diselesaikan," kata Agus. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/the-sea-pantai-sendang-sikucing_20151026_210042.jpg)