Proyek Geothermal Gunung Ungaran Kembali Temui Titik Terang

Sempat dikabarkan mangkrak, proyek geothermal gunung Ungaran atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Gunung Ungaran akan kembali berjalan.

TRIBUNJATENG.COM, AMBARAWA - Sempat dikabarkan mangkrak, proyek geothermal gunung Ungaran atau Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTPB) Gunung Ungaran akan kembali berjalan.

PT Giri Indonesia Sejahtera (GIS) selaku pemegang izin eksplorasi mendapatkan perpanjangan izin sampai Oktober 2017. Kesempatan itu digunakan oleh PT GIS dengan menggandeng mitra untuk memperkuat kapital.

"Informasi yang kita terima, PT GIS pakai izin lama tetapi permodalannya ditambah dengan hadirnya mitra kerja," ungkap Kepala DPU Kabupaten Semarang, Totit Oktoriyanto, Rabu (20/7/2016).

Mitra kerja yang dimaksud, menurutnya, bukan dari PT Pertamina, salah satu perusahaan yang sempat disebut Kementerian ESDM dalam skema cadangan. Kendati demikian, perkembangan dilapangan sejauh ini kata Totit, belum ada aktivitas pembangunan pembangkit.

Namun diakui baru-baru ini, pihak PT GIS memang sudah datang ke Pemkab Semarang untuk melakukan koordinasi. "Penjajakan persiapan eksplorasi sudah. Termasuk melihat lokasi dan survei akses jalan," ujarnya.

Survei dan kajian sebelum membangun PLTPB, lanjutnya, dibutuhkan dalam rangka meminimalisir kerugian. Mengingat investasi yang ditanamkan tidak sedikit.

Sebagaimana diketahui, potensi geothermal Gunung Ungaran yang dikenal dengan panas bumi Gedong Songo memang dianggap besar. Tidak hanya itu, DPU Kabupaten Semarang juga merilis data bila potensi panas bumi di Gunung Telomoyo juga besar.

Namun jika dibandingkan potensinya masih kalah besar dengan potensi di Gunung Ungaran.

Keuntungan

Apabila berhasil mengembangkan PLTPB, pemerintah setempat akan memperoleh tiga keuntungan.

Halaman
12
Editor: sujarwo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved