Sweet Home

Penataan Rumah Konsep Shabby Chic Tonjolkan Warna Pastel dan Lawas Suasana Makin Romantis

Penataan Rumah Konsep Shabby Chic Tonjolkan Warna Pastel dan Lawas Suasana Makin Romantis

Penataan Rumah Konsep Shabby Chic Tonjolkan Warna Pastel dan Lawas Suasana Makin Romantis
TRIBUNJATENG/HERMAWAN HANDAKA
Penataan Rumah Konsep Shabby Chic Tonjolkan Warna Pastel dan Lawas Suasana Makin Romantis 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Belakangan ini, desain interior bergaya shabby chic mulai dilirik di tengah tren hunian minimalis modern. Gaya interior yang kaya corak bunga serta kental warna pastel sehingga menimbulkan kesan feminin ini banyak digandrungi kaum hawa.

Nisa Chastylian, misalnya. Dia mengaku suka interior yang mengusung kesan vintage setelah melihat foto-foto yang diunggah sahabat di media sosial. Nisa menangkap, gaya shabby chic membuat ruangan di rumah terasa romantis, lembut dan lucu. Tidak butuh waktu lama, ibu dua anak ini mulai berburu perabot unik dan vintage.

Nisa memesan satu set kamar tidur beserta meja rias, kursi, cermin yang memiliki frame unik. Bahkan, dia juga memesan boks bayi untuk buah hati yang cukup feminin. Warna putih gading dia pilih sebagai warna perabot tersebut.

Kesan girly, Nisa torehkan melalui kain katun bermotif bunga berwarna pastel, sebagai bed cover. Tidak lupa, dia membalut seluruh dinding ruang tidur menggunakan wallpaper warna krem yang memiliki corak bunga.

"Saya hanya mendesain gaya shabby chic di ruang tidur utama. Sebab, selain tidak sesuai selera suami, biaya untuk mendekor rumah bergaya shabby itu tidak murah, terutama perabot," ungkapnya.
Kendati demikian, Nisa mencoba menghadirkan gaya shabby chic di dapur melalui beberapa alat masak sebagai hiasan, semisal talenan dan centong nasi.

Pemilik Shabby Chic Indonesia Devy Natalia menjelaskan, sesuai namanya--shabby yang berarti lusuh--, perabot yang digunakan pada konsep ini terlihat tua dan lusuh. "Masyarakat, Perancis dan Inggris menerapkan gaya shabby agar praktis dan awet karena tidak harus dibersihkan. Sebab, perabot yang dihadirkan memang lusuh dan terkesan tua," papar Devy.

Sebaliknya, Devy menilai, masyarakat Indonesia lebih suka desain shabby yang menimbulkan kesan bersih yang warna putih, pastel, dan warna lain yang kalem.
Dia juga menampik anggapan perabot Shabby mahal. "Caranya, gunakan meja peninggalan nenek yang dicat ulang. Kesan lusuh bisa diberikan leawt goresan-goresan di pinggir. Jadi, tidak selalu mahal," ujar Devy yang menunjukkan meja susun dari kayu miliknya sebagai contoh.

Wanita berusia 26 tahun ini mengungkapkan, gaya interior shabby chic semakin digemari masyarakat, terutama dari Jakarta dan Bandung. "Semarang mulai mengikuti tren ini," imbuhnya.
Tak hanya menjual, Devy juga mendekor store Shabby Chic Indonesia miliknya di Jalan Batan Timur Raya No 16, Semarang, layaknya hunian kuno di Inggris.

Perabot serta interior gaya shabby chic dipamerkan, mulai ruang tamu, ruang tidur, dapur, sampai toilet. Interior yang cukup apik ini membuat tiap sudut rumah tersebut menjadi rujukan tempat prewedding.
"Saya ingin memberi contoh pada konsumen, semua perabot shabby chic cocok diaplikasikan di setiap ruang," tandasnya.

Gunakan Furniture Lusuh

Tidak hanya cafe, gaya shabby chic cocok juga diaplikasikan dalan rumah. Desainer Interior Geofani Anggasta memberi tips menata interior rumah bergaya shabby chic.

1. Anda bisa memilih cat tembok berwarna pastel yang lembut semisal krem atau putih gading. Agar tidak monoton, aplikasikan secara tidak merata pada furnitur pengisi ruangan.
2. Kehadiran furniture antik menjadi satu ciri dari penataan interior bergaya shabby chic. Anda bisa membuat lewat cara mengecat putih furnitur berbahan kayu, lalu amplas agar permukaanya tidak terlalu mengilap atau terkesan lusuh, dan memberi kesan vintage serta berumur.
3. Selain kayu, elemen utama dalam penataan interior ala shabby chic yaitu kain. Kain yang digunakan adalah kain yang memiliki motif floral dan warna pastel bermotif floral. Anda dapat mengaplikasikan material kain di tempat tidur, meja makan, bantal kursi, celemek masak dan perabot berbahan kain lain.
4. Bila tidak ingin terkesan feminin atau girly, anda bisa memberikan dominasi warna putih gading dibanding pastel dan kurangi motif bunga. (tribunjateng/dinisuci)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved