Banyak Daya Tampung Kapal Tak Sesuai dengan Dokumen
Asosiasi Purseseine Indonesia (API) Pekalongan mengakui adanya sejumlah kapal yang daya tampungnya tidak sesuai dengan dokumen.
Penulis: raka f pujangga | Editor: galih pujo asmoro
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga
TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Asosiasi Purseseine Indonesia (API) Pekalongan mengakui adanya sejumlah kapal yang daya tampungnya tidak sesuai dengan dokumen. Hal itu disampaikan Sekretaris API Pekalongan, Kisyono, saat mengurus surat di gerai Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Pekalongan, Rabu (27/7/2016).
"Dokumen kapal itu banyak, ada 20 dokumen dan melalui gerai ini pengurusannya jadi lebih mudah. Jika ada perbedaan dengan dokumennya nanti direvisi," katanya.
Dia mengaku, saat ini tengah mengurus dua kapal yakni KM Berkah Makmur dan KM Langgeng Sejahtera.
Dari dua kapal tersebut, ucap dia, satu kapalnya tidak sesuai dokumen yakni KM Berkah Makmur yang tercatat 85 GT. Secara fisik sudah meningkat menjadi 95 GT.
"Hanya satu kapal saya yang berbeda dengan dokumennya, itu karena penambahan freezer. Saya investasi freezer itu Rp 3,5 miliar sudah termasuk ongkos pasangnya," kata dia.
Sedangkan KM Langgeng Sejahtera, masih sesuai dengan dokumennya yakni berukuran 76 GT.
Penambahan komponen mesin pendingin pada kapal itu, berguna untuk meningkatkan kualitas ikan sehingga memiliki nilai jual tinggi.
"Karena pakai mesin pendingin, kualitas ikannya juga baik jadi memiliki nilai jual bagus. Kapal ini mencari ikannya sampai ke Selat Makasar," katanya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kapal-bersandar-di-pati_20160705_173933.jpg)