Eksekusi Mati Jilid III
Anggota Brimob Terus Berteriak, Istri Terpidana Ini Pilih Menangis dan Curhat
Wanita itu belakangan diketahui bernama Siti Rohana, istri dari Zulfikar Ali, terpidana mati asal India
Penulis: adi prianggoro | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribunnews, A Prianggoro
TRIBUNJATENG.COM, CILACAP - "Tolong Pak Jokowi, Tolong Pak ! Ini nyawa manusia, bukan binatang," ujar perempuan berhijab dari dalam mobil Innova saat berhenti sejenak di depan Dermaga Wijaya Pura, akses menuju Pulau Nusakambangan, Kamis (28/07/2016) malam.
Wanita itu belakangan diketahui bernama Siti Rohana, istri dari Zulfikar Ali, terpidana mati asal Pakistan. Di sebelah Siti Rohana terdapat seorang wanita paruh baya berhijab yang terus menangis. Sementara duduk di bagian depan seorang anak laki-laki.
Saat mobil yang ditumpangi Siti Rohana berhenti di depan puluhan wartawan, sejumlah aparat brimbob memukul-mukul kendaraan tersebut. "Maju hoi, jangan berhenti. Cepat maju," teriak anggota Brimob yang suaranya jauh lebih keras ketimbang suara lirih Siti Rohana.
Meski suara bentakan angota Brimob terus terdengar, Siti Rohana tetap menyempatkan diri memberikan pernyataan kepada wartawan.
"Di mana sisi kemanusian di negara ini? Saya tidak melihat ada kemanusian di sini," ujarnya lirih.
Seraya menangis, Siti melanjutkan pernyataannya. "Tolonglah Pak Jokowi, ini untuk yang terakhir kalinya," kata dia.
Mobil yang ditumpangi terus merangsek maju karena kendaraan itu digedor-gedor anggota Brimob. Jendela mobil di sebelah Siti masih terbuka, Siti terlihat masih ingin menyampaikan curahan hatinya kepada wartawan. Namun mobil yang ditumpanginya pun terus maju merangsek di antara kerumunan puluhan wartawan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/siti-rohana_20160728_212728.jpg)