BPBD Jateng Gelontorkan Rp 20 Miliar Untuk Beli Drone dan Pemetaan Sumber Air

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, akan menggunakan drone untuk memetakan daerah terdampak bencana.

BPBD Jateng Gelontorkan Rp 20 Miliar Untuk Beli Drone dan Pemetaan Sumber Air
twitter
Kepala Harian BPBD Provinsi Jateng, Sarwa Pramana

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Tengah, akan menggunakan drone untuk memetakan daerah terdampak bencana.

Selain itu juga melihat titik pembuatan sumur dan program pipanisasi.

"Saya akan anggarkan drone. Sebab kalau cuma droping air itu capek. Program pipanisasi ini prioritas utama ke depan," kata Kepala Harian BPBD Provinsi Jateng, Sarwa Pramana, Kamis (28/7/2016).

Sarwa mengatakan, nantinya drone untuk kabupaten/kota se-Jateng itu dianggarkan sekitar Rp 9 miliar. Selain membeli drone anggaran tersebut juga digunakan untuk melakukan pemetaan.

Per drone, sambung dia, dianggarkan tak lebih dari Rp 20 juta. Kemudian segera dilakukan pemetaan untuk mencari sumber air yang bisa disalurkan ke rumah-rumah penduduk.

"Itu untuk memetakan, ada sumbernya atau tidak? Ada pipa yang rusak tidak? Dan bisa dibuatkan sumur ke rumah-rumah warga atau tidak?," ujarnya. (*)

Penulis: m nur huda
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved