Selasa, 14 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Kecelakaan Lalulintas

Truk Rem Blong di Turunan, Menabrak Banyak Kendaraan dan Bangunan, 10 Tewas

Truk Rem Blong di Turunan, Menabrak Banyak Kendaraan dan Bangunan, 10 Tewas

Editor: iswidodo
youtube
Truk rem blong menabrak sejumlah kendaraan dan bangunan di Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/9). Kecelakaan beruntun ini menewaskan 10 orang dan banyak luka. 

TRIBUNJATENG.COM, CIANJUR - Suryadi (31), kondektur truk yang mengalami kecelakaan karambol di Jalan Raya Cianjur-Sukabumi, tepatnya di Kampung Bangbayang, Desa Bangbayang, Kecamatan Gekbrong, Kabupaten Cianjur, Sabtu (30/9), mengalami luka di beberapa bagian tubuhnya.

Kecelakaan maut tersebut melibatkan sejumlah kendaraan. Antara lain, truk dengan pelat nomor B 9479 GDA, angkot dengan pelat nomor F 2989 YY, Yamaha Mio dengan pelat nomor F 6557 YR, Honda Vario dengan pelat nomor F 2972 YN, Suzuki Nex dengan pelat nomor G 4296 XA, dan Honda Revo dengan pelat nomor F 3358 ZB.

Sujadi mendapatkan perawatan di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cianjur. Warga Kampung Salembarang, Desa Cangklong, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tanggerang, ini mengatakan tidak mengetahui persis awal mula truk yang ditumpanginya itu hilang kendali ketika melaju di jalan lurus dan menurun. Ia mengaku tengah tertidur ketika truk itu kehilangan kendali. “Saya dikasih tahu supir kalau rem blong,” kata Suryadi.

Ia pun berinisiatif berteriak memperingati warga dan pengguna jalan yang ada di lokasi kejadian, namun ia tak mengetahui truknya telah menabrak sejumlah kendaraan yang ada di depannya. “Waktu saya berteriak itu sambil mata terpejam, jadi saya tidak tahu truk sudah menabrak apa saja,” kata Suryadi.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Yusri Yunus, mengatakan, kecelakaan bermula saat truk dengan nomor polisi B 9479 GDA yang dikemudikan Asep Suhandi (35) melaju dari arah Sukabumi menuju Cianjur. Saat di jalur menurun, truk diduga mengalami rem blong. "Sehingga, kendaraan hilang kendali dan masuk ke lajur jalan berlawanan," ujar Yusri.

Akibatnya, lanjut Yusri, truk tersebut menabrak lima kendaraan di arah berlawanan dan menabrak penyebrang jalan. Truk bisa berhenti setelah menabrak sejumlah bangunan."Truk tersebut menabrak bengkel motor, tempat isi ulang air mineral, dan warung," katanya.

Akibat kejadian tersebut, lanjut Yusri, sepuluh orang meninggal dunia. Empat orang meninggal di tempat kejadian perkara (TKP) dan enam orang meninggal dalam perawatan di ICU RSUD Cianjur. "Sepuluh orang meninggal dunia. Satu orang luka berat, dan enam orang luka ringan," katanya.

Kecelakaan di Gekbrong sudah beberapa kali. Dua tahun yang lalu, kecelakaan menyebabkan 18 orang tewas di jalur tersebut. Umumnya kecelakaan terjadi akibat rem blong.

Kontur jalan dari arah Sukabumi yang menurun tajam dan panjang diduga penyebab rem kendaraan besar seperti truk dan bus kerap tidak berfungsi. Tidak adanya lokasi buangan atau area penyelamat disepanjang jalur tersebut membuat supir kehilangan kendali saat terjadi rem blong. (tribunjabar,kompas.com)

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved