Tribun Community

VIDEO Melatih Anjing untuk Bantu Tim SAR Tujuan Kemanusiaan

VIDEO Melatih Anjing untuk Bantu Tim SAR Tujuan Kemanusiaan

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Berdirinya komunitas Semarang Dog Lovers tak lepas dari upaya untuk memberi wadah bagi para penggemar dan pecinta anjing di wilayah kota Lunpia dan sekitarnya. Selain itu, wadah ini juga digunakan sebagai sarana melatih anjing untuk tujuan kemanusiaan.

Salah satu anggota yang tertarik untuk melibatkan anjingnya di bidang kemanusiaan adalah Ninin Dewi Ariyati. Perempuan kelahiran 11 Maret 1985 ini mengikutsertakan anjingnya jenis golden retriver dilatih bersama tim SAR untuk tujuan kemanusiaan.

"Saya inisiatif aja sendiri bersama suami untuk mengikutsertakan anjing saya untuk misi penyelamatan dan kemanusiaan. Kenapa? karena di Semarang ini kan masih jarang yang seperti itu padahal ketika ada bencana mereka bisa dimanfaatkan untuk menolong," ungkapnya.

VIDEO MELATIH ANJING

Perempuan yang hobi fotografi ini mengaku salah satu tantangan dalam melibatkan anjing untuk misi kemanusiaan adalah melatih kepekaannya, terutama dalam hal menggonggong atau barking. Ia mengaku ternyata meski anjing suka menggonggong tak semudah seperti menggonggong biasanya ketika harus dihadapkan pada kondisi untuk memberikan tanda pertolongan.

Barking atau menggonggong adalah salah satu dasar latihan yang harus dilakukan anjing saat misi kemanusiaan ini untuk memberi tanda atau sinyal ketika mereka dihadapkan pada waktu menemukan korban atau sesuatu dalam kondisi bencana. Nah ternyata susah, semudah ketika mereka menggonggong biasa.

Anggota komunitas Semarang Dog Lovers baru saja kopidarat sambil refresing bersama anjing peliharaannya. Ada sekitar 15 orang yang hari itu ikut berkumpul.

Semarang Dog Lovers berkumpulnya para penggemar anjing di Semarang ini berdiri sudah setahun lalu tepatnya pada 31 November 2015. Sejak berdirinya, komunitas ini sekarang sudah punya anggota lebih dari 50 orang.

Inisiator komunitas ini adalah Aiptu Rahmat Hidayat. Polisi yang sehari hari bertugas di satuan unit satwa K9 Polrestabes Semarang ini mengaku keinginannya untuk membentuk Semarang Dog Lovers tergelitik lantaran di Semarang saat itu belum banyak wadah yang bisa mengakomodir para penggemar dan pecinta anjing.

"Saya waktu itu masih sendirian iseng aja awalnya coba jalan ke ajang Car Free Day sambil bawa anjing berburu sesama penggemar anjing untuk diajak bikin satu wadah kumpul bareng. Saat itu tergelitik aja karena di kota kota besar lainnya itu banyak komunitas penggemar anjing dan mereka sudah sangat maju kegiatannya, makanya supaya Semarang ngga terlalu ketinggalan juga harus bisa ngikutin punya wadah serupa akhirnya bikin Semarang Dog Lovers ini," terangnya.

Hingga saat ini ada beragam anjing yang ada di komunitas Semarang Dog Lovers, dari mulai jenis Malamute, German Sheperd, Golden Retriever, Husky, Pitbull, Rotweiller hingga yang mini unyu unyu Shis Tzu dan Chihuahua.

"Kami ngga mau membatasi anggota kami ingin merangkul semuanya biar komunitas ini jadi wadah buat semua penggemar anjing. Kalau dari jenisnya ada banyak disini yang gabung dari yang harganya biasa standart sampai ada yang cukup mahal, disini anggotanya ada yang punya anjing jenis Malamute harganya sampai Rp 500 juta juga ada di sini," ungkap dia. (tribunjateng/galih priatmojo)

Penulis: galih priatmojo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved