Pilkada Salatiga
Ketua KPU Berharap Pilkada Salatiga Angka Partisipasi Bisa 60 Persen
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Juri Ardiantoro berharap dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Salatiga 2017 mendatang
Penulis: deni setiawan | Editor: Catur waskito Edy
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Deni Setiawan
TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Juri Ardiantoro berharap dalam pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kota Salatiga 2017 mendatang, bisa tinggi atau setidaknya mencapai target KPU Kota Salatiga.
Dirinya pun berharap, dari sekitar 129.991 pemilih, berdasar daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Presiden (Pilpres) 2014 silam, setidaknya pula angka partisipasi pada Pilkada Salatiga 2017 mendatang bisa mencapai sedikitnya 60 persen.
"Pilkada 2015 kemarin, rata-rata terjadi penurunan angka partisipasi para pemilik hak pilih. Di Medan misalnya, sebelumnya bisa 40 persen, Pilkada 2015 hanya sekitar 26 persen. Belajar dari pengalaman itu, semoga bisa jadi bahan evaluasi bersama untuk Pilkada 2017 mendatang," tutur Juri kepada Tribun Jateng, Senin (1/8/2016).
Secara umum, lanjutnya, tak menampik jika berapapun prosentase angka partisipasi yang diperoleh dalam pelaksanaan pilkada itu tidak akan mengurangi legalitas pemenang atau yang terpilih. Tetapi baginya dan pimpinan KPU, di saat angka partisipasi masyarakat tinggi dan mau menggunakan hak pilihnya, legalitas pemenang pun semakin tinggi.
"Selain persoalan angka partisipasi, kami harapkan juga termasuk Salatiga tidak akan ada masalah gugatan atau desakan perhitungan suara ulang. Kami harapkan semua pihak bisa puas berjalan lancar tanpa masalah. Pada Pilkada 2015 kemarin, kami peroleh 200 gugatan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK) dan yang diterima ada 6 dari 200 gugatan tersebut," ujarnya.
Karena itu, tambahnya, tak hanya pihak penyelenggara Pilkada 2017, tetapi juga para bakal calon pun harus turut serta menjaga komitmen bersama dengan pendukungnya pula agar juga menjaga kondusivitas serta kesuksesan Pilkada Salatiga. Sehingga tidak terjadi sebuah masalah di seluruh tahapan pelaksanaannya. (*)