Jenny Liu Tak Menyangka Proses Pengolahan Kopi Sangat Rumit

Peserta Tour de Coffee 2016, Jenny Liu mengaku terkesan akan cara pengolahan kopi di Pabrik Kopi Banaran, Desa Gemawang, Jambu, Kabupaten Semarang

Jenny Liu Tak Menyangka Proses Pengolahan Kopi Sangat Rumit
Tribun Jateng/daniel ari purnomo
Peserta Tour de Coffee menyambangi pekerja di bagian penyortiran biji kopi di Pabrik Banaran, Gemawang, Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (3/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Peserta Tour de Coffee 2016, Jenny Liu mengaku terkesan akan cara pengolahan kopi di Pabrik Kopi Banaran, Desa Gemawang, Jambu, Kabupaten Semarang, Rabu (3/8/2016).

"Saya kali pertama melihat pengolahan kopi di pabrik ini. Ternyata prosesnya sangat rumit dan tak singkat. Ini menjadi perjalanan paling berkesan dalam hidup saya," kata buyer asal Shanghai Company itu, dalam bahasa mandarin yang diterjemahkan translator.

Kekaguman Jenny belum terhenti saat ia mengetahui sistem penyortiran biji kopi dilakukan secara manual oleh tenaga kerja wanita. Beberapa kali Jenny sempat mengabadikan momen tersebut dengan kamera sakunya.

"Pengolahan kopi di sini masih memberi kesan tradisional. Ini menarik dan saya apresiasi hal itu," katanya.

Selain mengapresiasi dari sisi kualitas, Jenny pula berpendapat harga kopi Banaran masih kompetitif dibandingkan Columbia dan Amerika Selatan. Selain itu, proses pengiriman kopi dari Indonesia ke Taiwan lebih singkat, karena jaraknya lebih dekat dibanding dua negara tersebut.

"Saya datang kemari tidak hanya berwisata. Tetapi juga mencari link produsen kopi untuk mengurangi pembiayaan lebih dari trader atau perantara," imbuhnya. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved