Kajati Jateng Tegaskan Penetapan Bupati Jepara Sebagai Tersangka Korupsi Banpol Tanpa Muatan Politis

"Tidak ada unsur politis, ini murni yuridis," kata Sugeng dengan tegas saat ditemui di ruang kerjanya

Kajati Jateng Tegaskan Penetapan Bupati Jepara Sebagai Tersangka Korupsi Banpol Tanpa Muatan Politis
Tribun Jateng/m zaenal arifin
Kepala Kejati Jateng, Sugeng Pudjianto 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Zainal Arifin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bupati Jepara yang juga Ketua DPC PPP Kabupaten Jepara, Ahmad Marzuki, telah ditetapkan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah sebagai tersangka kasus korupsi dana bantuan partai politik (Banpol) tahun 2011-2012, beberapa waktu lalu.

Kepala Kejati Jawa Tengah, Sugeng Pudjianto, menegaskan bahwa tidak ada unsur politis dalam penetapan Ahmad Marzuki sebagai tersangka. Mengingat Marzuki bakal mencalonkan diri lagi sebagai Bupati Jepara pada Pilkada 2017 mendatang.

"Tidak ada unsur politis, ini murni yuridis," kata Sugeng dengan tegas saat ditemui di ruang kerjanya, kemarin.

Sugeng menuturkan, pihaknya hingga saat ini masih melakukan pendalaman atas penyidikan perkara tersebut. Penyidik, lanjutnya, juga masih memintai keterangan sejumlah saksi dalam kasus itu.

"Masih kita dalami lagi. Nanti kita kasih tahu kalau sudah selesai," ujarnya.

Seperti diberitakan, Bupati Jepara Ahmad Marzuki dikabarkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana banpol DPC PPP Kabupaten Jepara tahun 2011-2012.

Penetapan status tersangka Marzuki berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) Nomor 04/fd.1/04/2016 tertanggal 16 Februari 2016.

Marzuki ikut terseret kasus ini berdasarkan pengembangan dari persidangan dua terpidana yaitu Zainal Abidin selaku Bendahara DPC PPP Jepara dan Sodiq Priyono selaku wakil bendahara yang juga ketua Fraksi PPP DPRD Jepara.

Keduanya telah dinyatakan terbukti bersalah dan sudah dijatuhi vonis penjara oleh hakim Pengadilan Tipikor Semarang.

Dalam persidangan, muncul keterangan bahwa penggunaan dana banpol PPP untuk membayar tunjangan hari raya (THR) pengurus atas perintah Ahmad Marzuki. (*)

Penulis: m zaenal arifin
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved