Breaking News:

Diperkirakan 100 Ribu Wisatawan Tumplek Bleg di Dieng Akhir Pekan Ini

Wisatawan yang datang ke Dieng umumnya menikmati pesona wisata yang ada di daerah di atas awan ini.

KOMPAS/P RADITYA MAHENDRA YASA
Wisatawan melihat prosesi anak-anak bajang yang mengikuti tradisi potong rambut gimbal di kompleks Candi Arjuna, Dieng, Kabupaten Banjarnegara, Minggu (2/8/2015). Tradisi potong gimbal sebagai simbol memohon keselamatan itu menjadi atraksi budaya yang menarik wisatawan. 

TRIBUNJATEN.COM, BANJARNEGARA - Sekitar 100.000 wisatawan diperkirakan akan mengunjungi kawasan wisata di Dieng, Jawa Tengah. Wisatawan itu diprediksi datang pada akhir pekan ini karena Dieng sedang menggelar kegiatan tahunan yaitu Dieng Culture Festival (DCF) VII.

“Kalau dihitung semua wisatawan yang datang sekaligus menikmati wisata bisa sekitar 100.000 wisatawan,” kata Ketua Paguyuban Wisata Dieng Pandawa, yang juga Ketua DCF VII, Alif Fauzi, saat dihubungi dari Semarang, Kamis (4/8/2016).

Wisatawan yang datang ke Dieng umumnya menikmati pesona wisata yang ada di daerah di atas awan ini. Sejumlah obyek wisata alam hampir lengkap berada di kawasan tersebut. Sejumlah spot obyek wisata baru juga terus ditemukan memancing minat wisatawan untuk datang.

Namun pada akhir pekan ini, wisatawan dipastikan akan melihat atraksi berbeda. Sejumlah tempat wisata unggulan seperti Kompleks Candi Arjuna menjadi salah satu acara kegiatan budaya.

Menurut Alif, di kawasan Kompleks Candi Arjuna akan dijadikan tempat main Jazz Atas Awan dan Ruwat Rambut Gembel. Pengalaman sebelumnya kegiatan itu setidaknya mendatangkan puluhan ribu pengunjung.

“Di area khusus yang disiapkan di depan Candi Arjuna, kami siapkan 3.500 tempat ditambah undangan jadi 4.000 tempat khusus. Di luar itu tentu masih sangat banyak,” katanya.

Bagi wisatawan yang tidak kebagian tiket DCF, panitia memastikan mereka tetap bisa berpartisipasi melihat sejumlah obyek wisata. Mereka juga masih bisa melihat langsung kegiatan budaya tersebut. Hanya saja, mereka tidak bisa terlibat secara langsung seperti halnya wisatawan yang telah memesan tiket jauh hari sebelumnya.

“Kami siapkan 250 tiket setiap hari di on spot, itu bisa dimaksimalkan,” kata Alif.

Dieng merupakan satu dari empat destinasi wisata yang hendak dipromosikan di tingkat internasional, selain Karimunjawa, Candi Borobudur, dan Museum Purbakala Sangiran.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini tengah mengkaji ulang seluruh potensi yang ada di Dieng, hingga pada tahun 2017 mendatang dilakukan penataan secara besar-besaran. (KOMPAS.com/Nazar Nurdin)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved