Breaking News:

Variasi Makanan pada MPASI Agar Anak Mengenal Rasa

Variasi Makanan pada MPASI Agar Anak Mengenal Rasa. Sang bunda harus telaten berikan makanan pendamping ASI untuk si bayi.

tribunjateng/hermawan handaka
Ibu mulai memberikan makanan pendamping ASI atau MPASAI. Model dipernakan oleh Yessy Pisca (Ibu) dan Jevion Edric (Usia 15 Bulan) 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Dua bulan terakhir, Maulidya Sarassati memberi makanan pendamping ASI (MPASI) pada putra pertama, Zyandru Saputra, yang berumur delapan bulan. Karyawan swasta ini mengakui, memberikan MPASI pada si kecil bukan perkara mudah. Wanita yang akrab disapa Lidya ini harus sabar dan telaten menyuapi Zyandru.

Lidya mengatakan, Zyandru mulai mengenal makanan padat saat umur enam bulan. Buah pisang merupakan makanan pertama yang dirasakan buah hatinya. "Lahap banget, sampai habis satu pisang meski awalnya ada penolakan. Tapi wajar, karena itu pertama kali makan," ujar Lidya.

Namun, kondisi tersebut tidak berlangsung lama. Zyandru mulai menyisakan makanan. Wanita kelahiran Bogor ini menduga, si kecil mulai bosan akan rasa pisang. Sejak saat itu, Lidya mencoba memberi variasi makanan.

Berbekal panduan resep dari internet, Lidya membuat berbagai makanan. Meski demikian, istri Muhammad Fadhil ini belum berani memberi banyak bumbu, apalagi santan. Menurutnya, rasa manis, asin, gurih bisa didapat secara alami, misalkan manis dari wortel atau gurih dari kaldu ayam.

"Makanan Zyandru tidak pernah saya beri bawang putih atau bawang merah, apalagi penyedap rasa. Pilih yang alami saja, biar sehat dan aman," paparnya.

Memberikan makanan berbagai olahan sudah dilakukan Elizabeth sejak Wahyu Azarin berusia satu tahun. Wanita berambut ikal ini memberi makanan yang biasa di konsumsi keluarga. "Jika masak sayur bayam, ya dia saya beri sayur bayam. Bedanya, lebih dihaluskan," bebernya.
Wanita yang tinggal di Tlogosari Kulon, Pedurungan, Kota Semarang, ini juga memberikan camilan berupa kue, cokelat, juga kerupuk.

Elizabeth menambahkan, kini, di usia Wahyu yang menginjak tiga tahun, putri semata wayangnya suka makanan pedas. "Kata orangtua dulu, bila sejak kecil suka makanan pedas anaknya kuat dan pintar. Jadi, saya berikan makanan berbagai rasa sejauh tidak berlebihan," tuturnya. (tribunjateng/dini suci)

Penulis: dini
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved