Minggu, 12 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Band Killing Me Inside Terkesan Tertibnya Penonton di Kota Salatiga

Band Killing Me Inside Terkesan Tertibnya Penonton di Kota Salatiga

Editor: iswidodo
tribunjateng/magang UKSW
Band Killing Me Inside Terkesan Tertibnya Penonton di Kota Salatiga 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA- Pengalaman pertama band Killing Me Inside tampil di Kota Salatiga mengesankan. Selain karena banyaknya pengunjung juga mereka tertib nggak ada rusuh.

"Sangat mengesankan kok manggung di sini. Penontonnya hebat nggak ada rusuh padahal ramai di Tennis indoor. Kita pun jadi merasa sangat diterima kehadirannya di Salatiga. Sangat diapresiasi kedatangan kami," ujar Tetsu (29) keyboardist band Killing Me Inside, 5 Agustus 2016.

Joesaphat (29) gitaris band tersebut juga mengakui dirinya gembira bisa tampil di kota kelahiran orangtuanya. "Senang sekali datang ke Salatiga, kota kelahiran kakek dan ayah saya. Salatiga emang seru dan banyak banget musisinya. Semoga banyak musisi yang berkarya dari kota Salatiga.“ ujar Joesaphat (29) sang gitaris.

Band Killing Me Inside baru pertama kali manggung di kota Salatiga. Mereka berada di Salatiga selama 2 hari untuk 2 kali tampil di acara yang ada di kota Salatiga. Khususnya Suddenday 2 dalam rangkaian Tour Love Heart Rock Tour bersama Pee Wee Gaskins dan Jakarta Bomb Blast.

Killing Me Inside tak menyangka bahwa Kota Salatiga memiliki band indie yang sangat banyak dan disukai kaum muda. Mereka sangat termotivasi untuk ke kota yang belum mereka kunjungi. "Musik sekarang lebih mudah melejit melalui komunitas-komunitas dan acara yang seperti Suddenday (gigs)," terangnya.

Killing me Inside sudah berjalan 2 tahun dengan formasi baru. Saat ini mereka beranggotakan 5 orang yaitu vokalis Vira Razak, gitaris Josaphat Klemens, keyboardist Rudye Nugraha Putra, bassist Angga Tetsuya Wibisana dan drummer Putra Pra Ramadhan. Namun kini kekosongan drummer sedang menggunakan addtional yaitu Bading.

"Kita merasa luar biasa selama 2 tahun ini, bisa manggung di Korea, semoga bisa segera ke Jepang juga, amin," kata Tetsu.

Savira razak (24) sebagai vokalis membawakan 8 lagu dari album baru dan lama. Di saat bongkar pasang personil, Killing me Inside malah memunculkan inspirasi dari kondisi yang mereka alami. Semua lagu yang dituangkan ke dalam album merupakan hal – hal yang terjadi selama proses pembuatan album.

REBIRTH: A NEW BEGINNING” adalah album yang mereka rilis setelah formasi baru memulai tour dan debutnya. "Aku dan kamu berbeda merupakan salah satu karya yang menggambarkan kondisi killing
me inside. Ketika kita dan mantan personil yang berbeda jalan dan alur musik yang berbeda," tutur Rudye. (tribunjateng/Ditulis oleh Abel mahasiswa UKSW Magang Jurnalistik)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved