UNIK, Singkong Raksasa di Ungaran Ini Lebih Berat dari Tubuh Manusia

UNIK, Singkong Raksasa di Ungaran Ini Lebih Berat dari Tubuh Manusia

UNIK, Singkong Raksasa di Ungaran Ini Lebih Berat dari Tubuh Manusia
tribunjateng/daniel ari purnomo
Singkong raksasa yang dipajang di stan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, saat gelaran Kabupaten Semarang Expo 2016 di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (10/8/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Puluhan pengunjung mengantre untuk berfoto dengan singkong raksasa yang dipajang di stan Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, saat gelaran Kabupaten Semarang Expo 2016 di Alun-alun Bung Karno, Kalirejo, Ungaran Timur, Rabu (10/8/2016).

"Saya kira tadi replika. Ternyata singkong asli. Ini singkong terbesar yang saya lihat," beber pengunjung, Budi Laksana.

Usai berfoto, Budi pun menjajal angkat singkong raksasa. Meski sudah tampak mengerahkan tenaganya, Budi tak mampu angkat tumbuhan bernama ilmiah Manihot esculenta itu, secara mudah.

"Wah berat, puluhan kilo ini pastinya. Dilihat dari ukurannya, ini pasti sudah berusia belasan tahun," ujarnya.

Melengkapi, staf Dinas Pertanian Perkebunan dan Kehutanan Kabupaten Semarang, Esti menuturkan singkong raksasa itu dinamakan Mukibat. Penamaan itu berdasar nama petani yang menanam singkong tersebut pada mulanya.

"Kalau jenisnya, kami kurang tahu. Karena yang bersangkutan (Pak Mukibat--Red) belum hadir di pameran ini," jelasnya.

Setahu Esti, singkong Mukibat ditanam di wilayah Desa Kemetul, Susukan, Kabupaten Semarang. Usia singkong itu sekira 2,5 tahun. "Beratnya 150 kilogram. Biasanya singkong ini akan diolah para petani untuk produksi tapioka atau tepung singkong," kata Esti. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved