Penjabat Kades Mijen: Kami Minta Proyek Pembangunan Masjid Ini Dihentikan Sementara‎

"Agar tak terjadi hal-hal yang diinginkan, kami minta proses pembangunan dihentikan sementara, sampai ada kajian teknis lebih lanjut," tandasnya

Penjabat Kades Mijen: Kami Minta Proyek Pembangunan Masjid Ini Dihentikan Sementara‎
tribunjateng/yayan isro roziki
PROTES- Warga memprotes pembangunan sebuah masjid di Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, Kudus, Senin (15/8). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Penjabat Kepala Desa Mijen, M. Fitriyanto, mengatakan sebelumnya panitia pembangunan sudah berkomunikasi dengan pihak desa dan kecamatan, bahwa mereka berencana hendak mengalihkan saluran irigasi yang ada. Hanya, menurut dia, mungkin hal ini belum pernah disosialisasikan kepada warga.

"Saluran irigasi ini kan asalhnya berbelok. Nah sama panitia saluran asli diuruk, dan mau dialhikan dengan saluran baru yang lurus," kata pria, yang juga menjabat Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kaliwungu, di lokasi, Senin (14/8).‎

Rencana pengalihan itu, sambung dia, sudah dikonsultasikan dengan pihak terkait. "Dinas terkait informasi yang kami terima sudah menyetujui, asal memenuhi spesifikasi teknis yang ditetapkan," ucapnya.

Hanya, pihaknya belum mengetahui apakah saluran baru yang saat ini juga dalam proses itu sudah sesuai dengan spesifikasi teknis yang ditentukan. Sehingga, pihaknya meminta agar proses pembangunan masjid tersebut dihentikan sementara.

"Agar tak terjadi hal-hal yang diinginkan, kami minta proses pembangunan dihentikan sementara, sampai ada kajian teknis lebih lanjut," tandasnya.

Sebelumnya diberitakan, warga Dukuh Demanganlor, Desa Mijen, Kecamatan Kaliwungu, memprotes pembangunan sebuah masjid di perkampungan setempat. Mereka menyegel lokasi proyek yang dikelilingi pagar seng tersebut.

Seorang warga, M. Nahrowi, mengatakan pembangunan masjid tersebut dinilai akan sangat

"Kalau saluran ini diurug dan di atasnya didirikan bangunan, saat hujan deras rumah kami pasti kebanjiran. Sebab, air tak bisa mengalir lancar ke sungai," kata warga RT 09 / RW 06 itu.(*)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved