Ternyata Ini Alasan Kapolres Kudus Tunjuk Polwan Sebagai Komandan Upacara 17 Agustus
Kapolres Kudus, AKBP Andy Rifai, mengatakan ia sengaja memilih Polwan untuk menjadi komandan upacara kali ini
Penulis: yayan isro roziki | Editor: muslimah
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki
TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Kapolres Kudus, AKBP Andy Rifai, mengatakan ia sengaja memilih Polwan untuk menjadi komandan upacara kali ini.
Menurut dia, kemampuan anggota Polri, baik polwan maupun polki (polisi laki-laki, red) harus setara.
"Ada dua pilihan, satu polwan - satu polki. Setelah ditest, keduanya sama-sama mampu, akhirnya saya cenderung pilih polwan. Kita tunjukkan bahwa tak ada beda antara kemampuan polwan dan polki, semuanya setara," ucapnya, usai upacara bendera di Alun-alun Simpangtujuh, Rabu (17/8).
Menurut Andy, selama menjadi polisi baru kali ini ia mengikuti upacara bendera yang dipimpin oleh seorang perempuan.
"Di Kudus ini mungkin baru pertamakalinya, kita ingin sesuatu yang beda. Sebelumnya saya pernah di Sukoharjo juga tak pernah menemui seperti ini. Tapi Alhamdulillah, meski ini baru pertama, semua berjalan bagus dan lancar," kata mantan Kapolres Sukoharjo itu.
Ada yang lain dari upacara bendera memperingati hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-71 Republik Indonesia (RI) di Kudus, Rabu (17/8). Untuk pertama kalinya di Kota Kretek, upacara bendera dikomandani oleh seorang perempuan, dialah Ajun Komisaris Polisi (AKP) Rahmawati Tumulo. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/aksi-akp-rahmawati-tumulo_20160817_153200.jpg)