Dalang Cilik Ki Syarif Tambak Yoso Hibur Warga Kalipancur di Bulan Apitan

Dalang Cilik Ki Syarif Tambak Yoso Hibur Warga Kalipancur di Bulan Apitan

Dalang Cilik Ki Syarif Tambak Yoso Hibur Warga Kalipancur di Bulan Apitan
TRIBUNJATENG/BAKTI BUWONO
Dalang Cilik Ki Syarif Tambak Yoso Hibur Warga Kalipancur di Bulan Apitan, Sabtu malam, 20 Agustus 2016 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Bakti Buwono

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Anak-anak RW 3 kelurahan Kalipancur langsung mendekat begitu Dalang cilik, Ki Syarif Tambak Yoso (12) mulai memainkan wayang kulit berlakon Petruk Mbangun Jiwa, Sabtu (20/8/2016) malam. Mereka tertarik melihat teman sekampung mereka mendalang.

"Itu teman saya ndalang. Saya sih engga bisa," kata Ari (10) langsung tertawa.

Ki Syarif Tambak Yoso merupakan dalang cilik asli RW 3. Ia merupakan anak dari Suradji warga RT 7/RW 3, kelurahan Kalipancur yang tampil di acara pagelaran wayang kulit tahunan warga.

Suradji mengatakan, pagelaran wayang kulit itu merupakan kegiatan tiap bulan apitan (Dzulkaidah). Selain Ki Syarif, dalang yang tampil adalah Ki Sabar Sabdono asal Sragen.

"Anak saya dari lahir sudah akrab dengan wayang. Sejak kecil setiap kali dengar kaset wayang,ia tertarik," katanya.

Melihat hal itu, ia meminta kakaknya yang juga dalang melatih anaknya. Bahkan, dua tahun terakhir, ia memasukkan anaknya ke paguyuban sobokarti.

Sejak saat itu, anaknya sering tampil di beberapa kota di Jateng. Anaknya juga pernah menjadi juara di beberapa pentas wayang. Ketua panitia, Sudarto mengatakan dana pagelaran wayang berasal dari swadaya masyarakat. Masing-masig warga memberi iuran semampunya untuk acara tersebut.

Ia berharap pagelaran wayang itu bisa melestarikan kesenian asli jawa itu. Dengan ditampilkannya dalang cilik, pihaknya juga ingin memotivasi anak-anak untuk belajar tradisi.

Tokoh masyarakat sekitar, Mualim menambahkan selama ini budaya lokal makin lama makin jauh dari anak muda. Derasnya arus informasi,membuat para warga harus bekerja keras mempertahankan tradisi.

Karena itu, anggota DPRD Kota Semarang dari fraksi Gerindra itu berharap warga RW 3 konsisten mengadakan pagelaran wayang itu. "Yang jelas ini untuk nguri-nguri budaya dan adat. Serta mendorong Semangat kebersamaan," katanya. (*)

Penulis: bakti buwono budiasto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved