olimpiade rio 2016

Pebulutangkis Lin Dan dan Lee Chong Wei Kalah di Olimpiade Rio

Kisah sedih pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei di ajang Olimpiade berulang lagi setelah dikalahkan pemain China, Chen Long di final Olimpiade Rio

Pebulutangkis Lin Dan dan Lee Chong Wei Kalah di Olimpiade Rio
net
Pebulu tangkis tunggal putra Tiongkok Lin Dan gagal raih medali emas di olimpiade Rio 2016 

TRIBUNJATENG.COM - Kisah sedih pebulu tangkis Malaysia, Lee Chong Wei di ajang Olimpiade berulang lagi setelah dikalahkan pemain China, Chen Long di final Olimpiade Rio de Janeiro, Sabtu (20/8).

Pebulutangkis China Chen Long melangkah keluar dari bayang-bayang rekan senegaranya Lin Dan setelah memupuskan harapan Lee Chong Wei di babak final dan memenangkan medali emas bulu tangkis tunggal putra.

Penakluk andalan Malaysia di final kejuaraan dunia 2014 dan 2015 secara berturut-turut, itu menang 21-18 21-18 di babak final, mengatasi tekanan sengit dan menghancurkan pertahanan Chong Wei di Riocentro.

LEE CHONG WEI

lee-chong-wei-tunggal-putra-malaysia_20160821_071028.jpg
LEE CHONG WEI andalan tunggal putra Malaysia

Dalam karirnya yang didominasi kegagalan di Olimpiade, Chong Wei selalu kalah di tiga babak final secara berturut-turut setelah ditaklukkan andalan China Lin Dan untuk perebutan medali emas di Olimpiade Beijing dan London.

Sementara itu, juara bertahan dua kali, Lin Dan gagal dalam perebutan medali perunggu. Lin Dan dikalahkan pemain Denmark, Viktor Axelsen 21-15, 10-21, 17-2 dalam pertandingan perebutan medali perunggu.

Dengan hasil ini, tim bulu tangkis China kembali tampil sebagai juara umum Olimpiade. China finis di peringkat pertama setelah memenangi dua medali emas dan satu medali perunggu pada Olimpiade Rio 2016, 11-20 Agustus.

Dua keping emas China masing-masing didapat dari sektor putra, yakni pasangan ganda Fu Haifeng/Zhang Nan dan pemain tunggal Chen Long.
Duet Fu/Zhang yang melakoni debut Olimpiade di Riocentro Pavilion 4, Rio de Janeiro, Brasil, menuntaskan perjalanan mereka sebagai juara. Mereka mengalahkan wakil Malaysia, Goh V Shem/Tan Wee Kiong, pada babak final.

Meski kembali menempati peringkat pertama, raihan medali China menurun drastis jika dibandingkan dengan Olimpiade London 2012. Empat tahun lalu, skuat Negeri Tirai Bambu berhasil menyapu bersih medali emas pada lima nomor pertandingan.

China menggenapi kedigdayaan mereka dengan meraih dua medali perak dan satu medali perunggu.
Jepang menempati urutan kedua berkat kemenangan pasangan ganda putri Misaki Matsutomo/Ayaka Takahashi.

Pada babak final, Matsutomo/Takahashi menang dramatis atas wakil Denmark, Christinna Pedersen/Kamilla Rytter Juhl. Indonesia dan Spanyol berbagi tempat di peringkat ketiga setelah sama-sama meraih satu medali emas.

Indonesia memenangi medali emas dari pasangan ganda campuran, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, sedangkan Spanyol mendapatkan emas pertama dari bulu tangkis lewat pemain nomor satu dunia, Carolina Marin. (kompas.com)

Editor: iswidodo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved