Bocah 10 Tahun Selamat Setelah 17 Jam Terkubur Reruntuhan Gempa

Kisah dramatis penyelamatan seorang gadis cilik berusia 10 tahun, yang selama 17 jam tertimpa puing bangunan korban gempa

Bocah 10 Tahun Selamat Setelah 17 Jam Terkubur Reruntuhan Gempa
Sky News/The Independent/Kompas.com
Pada Kamis (25/8/2016), petugas penyelamat berhasil mengeluarkan seorang gadis cilik berusia 10 tahun dari kuburan puing bangunan korban gempa di Italia tengah. 

TRIBUNJATENG.COM, ITALIA - Kisah dramatis penyelamatan seorang gadis cilik berusia 10 tahun, yang selama 17 jam tertimpa puing bangunan korban gempa di Italia tengah, menjadi viral. Pada awalnya, petugas hanya mendengar suara samar-samar, seperti dilaporkan The Independent, Kamis (25/8/2016) malam WIB.

"Anda bisa mendengar sesuatu di bawah sini. Tenang, tenang," petugas penyelamat yang berusaha menyingkirkan puing-puing bangunan dengan tangan kosong.

Lalu, tiba-tiba, kaki kecil mungil dan tanpa kasut, muncul setelah petugas mengais-ngais tumpukan puing yang terhalang gelagar baja yang panjang.

Setelah mendapatkan dua kakinya, petugas lalu menarik pelan-pelan, dan seorang anak perempuan berusia 10 tahun itu pun akhirnya diangkat dari puing-puing yang menguburnya.

Petugas penyelamat dan warga yang menanti di sekitarnya pun menyambut dengan tepuk tangan meriah sambil berseru kegirangan.

Kejadian itu dinilai sebagai momen yang mengharukan sekaligus membangkitkan harapan mungkin masih banyak korban yang tertimbun butuh penyelamatan segera.

Gadis cilik itu diidentifikasi hanya dengan nama depannya di media Italia. Dalam video tentang penyelamatan anak itu, regu penyelamat mengenalnya.

"Ayo, Giulia, ayolah, Giulia," kata mereka, mengatakan dirinya sudah aman. Gadis cilik itu pun begerak dan meliukkan badannya.

Giulia adalah warga Pescara del Tronto, sebuah desa di Italia tengah, yang sebagian besar bangunannya telah rata dengan tanah.

"Sayangnya, 90 persen dari korban yang berhasil ditarik keluar dari puing-puing bangunan, sudah tidak bernyawa," kata Christian Bianchetti, relawan dari Rieti yang bekerja di kota Amatrice.

Hingga sejauh ini, sudah sekitar 250 orang ditemukan tewas akibat gempa berkekuatan 6,2 pada skala Richter, yang mengguncang Italia tengah pada Rabu dini hari pukul 03.30 waktu setempat. (KOMPAS.com)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved