Breaking News:

Siswi Kelas II SD Ini Mengeluh 'Anunya; Sakit, Bikin Geram Shock Orang Tuanya

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapat keterangan bahwa aksi bejat pelaku terhadap korban dilakukan sejak Juli 2016 lalu.

Editor: Catur waskito Edy
Shutterstock
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNJATENG.COM, AMBON --  Seorang tukang ojek berinisial JL, warga Morela, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, mendekam di balik jeruji besi lantaran diduga mencabuli AM, seorang bocah yang masih duduk di bangku kelas II SD.

Pria berusia 46 tahun ini kini telah diamankan di kantor Polres Pulau Ambon pada Kamis (25/8/2016) setelah orangtua korban melaporkan kasus tersebut ke Polsek Leihitu.

Dari hasil pemeriksaan, polisi mendapat keterangan bahwa aksi bejat pelaku terhadap korban dilakukan sejak Juli 2016 lalu.

“Terakhir pelaku melancarkan aksinya terhadap korban Rabu kemarin, korban yang merasa kesakitan lalu melaporkan kejadian itu kepada ibunya dan langsung dilaporkan ke polisi,” kata Paur Subag Humas Polres Pulau Ambon, Iptu Nicolas Anakotta kepada waratwan, Kamis (25/8/2016).

Anakotta menjelaskan, aksi asusila tukang ojek itu terbongkar ketika korban merintih kesakitan saat hendak buang air kecil. Ibu kandung pun bertanya kepada anaknya mengapa sakit.

"Saat itulah korban menceritakan kejadian yang dialaminya itu kepada ibunya,” jelasnya.

Menurut Anakotta, aparat Polsek Leihitu yang mendapatkan laporan tersebut langsung bergegas mencari pelaku dan menangkapnya. Setelah diamankan, pelaku langsung dibawa ke Polres Pulau Ambon untuk menjalani pemeriksaan.

“Pelaku ini adalah langganan ojek korban, jadi setiap mau ke sekolah dia selalu diantar oleh pelaku,” ujarnya.

Hingga kini pelaku masih terus menjalani pemeriksaan. Jika terbukti bersalah, maka pelaku akan dijerat Pasal 81 dan 82 Undang-undang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved