Breaking News:

WASPADA Penipuan Berkedok CPNS di Kabupaten Semarang, Hubungi 081802440155 Bila Ada Kecurigaan

"Setelah saya cek, rupanya SK itu palsu. Orang itu gak percaya. Ya saya telepon ke Badan Kepegawaian Nasional, saya loudspeaker. Baru percaya,"

tribunjateng/dok
ILUSTRASI PNS DI JATENG 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Semarang, Pramono memperingatkan warga Kabupaten Semarang tak tergiur penawaran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) instan. Yang dimaksud instan, imbuh Pramono, tanpa melalui tahapan tes masuk calon PNS.

"Yang perlu diwaspadai umumnya adalah tawaran penerimaan calon PNS dan pengangkatan honorer menjadi PNS," tegasnya, Senin (29/8/2016).

"Saat ini belum ada surat resminya kok dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi dan Badan Kepegawaian Nasional," imbuhnya seraya menegaskan tak ada tawaran menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) instan.

Pramono pun menceritakan pernah didatangi seorang warga Ungaran, yang mengaku sudah membayar Rp 30 juta kepada seseorang agar lolos tes CPNS, belum lama ini. Warga itu datang ke ruang kerja Pramono sembari menyodorkan Surat Keterangan (SK) pegawai yang ditempatkan di Kabupaten Semarang.

"Setelah saya cek, rupanya SK itu palsu. Orang itu gak percaya. Ya saya telepon ke Badan Kepegawaian Nasional, saya loudspeaker. Baru percaya," ujarnya.

"Untungnya, uang masih bisa ditarik, melalui kepolisian tentunya,," imbuh Pramono.

Secara teknis, ia memaparkan penerbitan SK hanya ada di BKD, bukan dinas lain maupun perorangan.

"Bila ada yang ingin menanyakan soal CPNS, silakan hubungi saya langsung. Bisa datang ke kantor BKD Kabupaten Semarang atau melalui telepon pribadi saya. Nomornya, 081802440155. Silakan disimpan dan hubungi, bila butuh informasi," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved