Tekan Kecelakaan, Rusia Pekerjakan Wanita Bertelanjang Dada Lenggak-lenggok di Jalan Bawa Rambu
Demi mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas, Rusia mempekerjakan wanita yang bertelanjang dada di jalanan.
Penulis: Widha Kumalasari | Editor: galih pujo asmoro
TRIBUNJATENG.COM - Demi mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas, Rusia mempekerjakan wanita yang bertelanjang dada di jalanan. Hal itu bertujuan untuk membuat pengemudi memperlambat kecepatan mobil.
Percobaan kampanye keselamatan jalan ini untuk membantu menurunkan kecelakaan lalu lintas di dekat tempat penyeberangan pejalan kaki di desa Severny, Rusia. Percobaan ini pertama kali dimulai pada 2013 tapi kini dihidupkan kembali demi mengurangi angka kematian akibat kecelakaan sebanyak 30 ribu per tahun.
Sebagian besar pengemudi yang berjalan cepat akan melambat karena adanya asisten keselamatan jalan yakni wanita seksi. Para wanita yang bertelanjang dada itu akan membawa tanda-tanda peringatan yang bertuliskan 60 dan 40 kilometer per jam.
Sejak kampanye tersebut berjalan, tidak ada laporan kecelakaan yang disebabkan karena pengemudi terganggu dengan adanya wanita yang bertelanjang dada di jalan.
"Pengemudi biasanya tidak memperlambat ketika melewati desa atau pemukiman. Jadi kita harus membuat mereka melakukannya," kata seorang wanita bertelanjang dada kepada The Sun, Senin (5/9/2016).
Kepala pelayanan pers polisi di Nizhny Novgorod, Igor Mikhailushkin mengatakan kampanye ini akan terus dilakukan untuk membuat pengemudi mematuhi batas kecepatan. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/polisi-rusia_20160906_114000.jpg)