Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

SMP Islam Terpadu PAPB Semarang Gelar Pemilihan Ketua OSIS Secara Online

SMP Islam Terpadu (IT) PAPB Semarang menyelenggarakan pemilihan ketua OSIS berbasis komputer di sekolah

Penulis: rival al manaf | Editor: rustam aji
Rival Almanaf
Siswa SMP IT PAPB melaksanakan pemilihan ketua OSIS berbasis komputer di sekolah mereka, Kamis (8/9/2016). 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - SMP Islam Terpadu (IT) PAPB Semarang menyelenggarakan pemilihan ketua OSIS berbasis komputer di sekolah yang terletak di Jalan Panda Barat Nomor 44 Palebon, Pedurungan, Semarang, Kamis (8/9/2016). Pemilihan ketua organisasi dengan berbasis aplikasi itu baru pertama kali diselenggarakan di sekolah tersebut.

Dengan menyiapkan empat personal komputer dimana tiga untuk komputer client, atau digunakan memilih, dan sisanya adalah server mereka memulai proses demokrasi sejak pukul 13.00. Komputer tersebut menampung 417 pemilih dimana 43 di antaranya adalah guru, dan sisanya murid.

Salah satu siswa, Yashinta Dewi Sakuntala menjelaskan, proses pemilihan tidak sulit, ia hanya harus login dengan nama dan password yang diambil dari nomor absen dan kelas. "Proses milihnya lebih cepat, tanpa menggunakan kertas, jadi lebih efisien, itu sih dampak positifnya," beber gadis kelas 9 A tersebut kepada Tribun Jateng.

Meski demikian, ia memiliki beberapa catatan untuk evaluasi dan perbaikan agar sistem berjalan lebih lancar. Salah satunya adalah jumlah komputer yang digunakan yang menurutnya kurang sehingga antrean menjadi panjang dan lama. "Selain itu harus tetap berada di bilik sih, kalau pakai komputer tadi ndak ada biliknya jadi kerahasiaannya kurang," beber Yashinta.

Namun, menurutnya model pemilihan yang lebih modern seperti ini menurutnya memang perlu dilaksanakan terus setiap tahun sehingga bisa mengikuti perkembangan jaman. Di lain sisi, Guru Pembina OSIS, Aran Satria Spd Gr menerangkan akan tetap melakukan evaluasi agar pelaksanaan tahun depan semakin bagus dan lancar.

"Rencana tahun depan akan kembali kami laksanakan berbasis komputer, karena selain paperless ini juga berpengaruh kepada minat daya memilih siswa, karena ini baru pertama tentu kendala pasti ada," terang Aran. Menurutnya kendala lebih banyak ke sosialisasi kepada siswa.

Menurutnya, tidak mudah untuk memperkenalkan teknologi baru kepada siswa. Dibutuhkan keterampilan siswa untuk bisa mengisi pilihannya di komputer, oleh karena itu guru selalu mendampingi siswanya memilih. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved