Hidayat Keluar dari Kabin Sebelum Mobilnya Terbakar di Ungaran

Hidayat Keluar dari Kabin Sebelum Mobilnya Terbakar di Ungaran Kabupaten Semarang, Sabtu (10/9) subuh.

Hidayat Keluar dari Kabin Sebelum Mobilnya Terbakar di Ungaran
tribunjateng/humas polres semarang
PINDAHKAN TRUK - Sejumlah petugas derek memindahkan bangkai truk pengangkut pupuk yang bertabrakan dengan mobil Toyota Alphard di simpang tiga kawasan batas kota Ungaran-Pudakpayung, Sabtu (10/9) subuh. 

TRIBUNJATENG.COM, UNGARAN - Sebuah mobil Toyota Alphard bertabrakan dengan truk bermuatan pupuk di simpang tiga batas kota Ungaran-Pudakpayung, tepatnya ruas Jalan Gatot Subroto, Ungaran, Kabupaten Semarang, Sabtu (10/9) subuh. Tidak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut, namun akibat kejadian itu mobil Alphard terbakar.

Kepala Unit Laka Polres Semarang, Iptu Adjie Setiawan mengungkapkan, kecelakaan melibatkan Toyota Alphard berpelat nomor H 551 TR dan truk AG 8947 UT bermuatan pupuk. Menurut Adjie, kedua kendaraan itu melaju berkecepatan tinggi dari arah berlawanan. Alphard dari arah Ungaran, sedangkan truk pupuk arah sebaliknya.

Mobil Alphard dikemudikan Hidayat Irfan Kurniawan, warga Dusun Plumbon RT 15 RW 04, Kecamatan Suruh, Kabupaten Semarang, sedangkan truk dikemudikan Adi Sutrisno, warga Jalan IGN Rai VIII/41 RT 03 RW 01 Tulungagung, Jawa Timur. "Sopir Alphard mengungkapkan, mobilnya sempat oleng ke kanan sebelum menyerempet truk dari arah berlawanan," ujar Adjie.

Lebih lanjut, Adjie menduga kejadian itu menimbulkan percikan api yang kemudian berdampak terbakarnya mobil Alphard. Hal serupa pula terjadi pada bagian depan truk. "Kami langsung hubungi pemadam kebakaran. Ada dua mobil pemadam dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang yang langsung menuju lokasi," imbuhnya.

Pada kecelakaan itu, kedua sopir mengalami luka ringan. Sopir Alphard maupun truk dapat keluar dari kabin kemudi, sebelum kendaraan terbakar.

Hingga Sabtu petang, pengemudi mobil Alphard, Hidayat Irfan Kurniawan menolak berkomentar terkait kecelakaan yang menimpanya di batas kota Ungaran-Pudakpayung. "Keluarga pasien Hidayat tidak berkenan menemui wartawan," kata petugas keamanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ungaran, Lilis, saat ditemui di ruang pengaduan dan informasi rumah sakit.

Direktur RSUD Ungaran, Setyo Pinardi menambahkan, Hidayat sudah mendapat perawatan medis. Kondisinya tidak parah. Hidayat dirawat di kamar 214 ruang Cempaka. "Kondisi pasien sudah sadar. Sudah membaik. Hanya ada beberapa luka dan patah tulang di kaki bagian kanan," ujar Setyo. (tribunjateng/dna)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved