Pemprov Jateng Usul Pusat Agar Mobil Bak Terbuka Boleh Mengangkut Orang

Pemprov Jateng Usul Pusat Agar Mobil Bak Terbuka Boleh Mengangkut Orang

Pemprov Jateng Usul Pusat Agar Mobil Bak Terbuka Boleh Mengangkut Orang
tribunjateng/dok
ILUSTRASI 

Laporan Wartawan Tribun Jateng M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Provinsi Jawa Tengah, telah mengusulkan ke Kementerian Perhubungan agar dibuatkan aturan mengenai angkutan pedesaan.

Hal itu menyusul adanya peristiwa kecelakaan truk bak terbuka Mitsubishi L300 yang memuat sekitar 30 orang dan menewaskan belasan penumpangnya, pada Senin (5/9/2016) lalu di Kabupaten Batang.

"Kami sudah usulkan ke Dirjen, sebab pengaturan itu bukan Dishub di tingkat daerah tapi di Kementerian," kata Kepala Dishubkominfo Provinsi Jateng, Satriyo Hidayat, Minggu (11/9/2016).

Satriyo menjelaskan, pihaknya mengusulkan agar angkutan pedesaan tetap membolehkan penggunaan bak terbuka semisal L300. Namun perlu dilakukan modifikasi dengan membuatkan 'rumah-rumahan' dari terpal, kemudian diberi tempat duduk sejumlah kapasitas berat muatan yang diizinkan. Sementara barangnya diletakkan di tengah.

"L300 boleh tapi dikasih terpal dan tempat duduk. Misalnya muatannya 10 orang, ya tempat duduknya 10, jadi mengendalikannya gampang. Kalau lebih dari itu berarti melanggar," katanya.

Menurutnya, angkutan umum berupa minibus untuk di pedesaan tidak diminati masyarakat. Karena biasanya masyarakat desa di Jateng ketika naik angkutan juga membawa barang hasil pertanian ke kota untuk dijual.

"Di Jateng masih banyak yang menggunakan angkutan bak terbuka, sebab itu tidak diatur. Maka kita minta diatur. Karena di desa banyak yang butuh angkutan barangnya daripada orangnya," kata Satriyo.

Satriyo juga menegaskan, berbagai diskusi dan kajian mengenai angkutan pedesaan sudah sering dilakukan. Namun perdebatannya hanya sebatas pada regulasi dan infrastruktur jalan desa. Maka langkah yang cepat bisa dilakukan, menurut Satriyo, segera membuat aturan baru serta membolehkan penggunaan L300 untuk angkutan orang. "Komunikasi kami lewat telepon juga kayaknya Pak Dirjen cukup perhatian," katanya.(*)

Penulis: m nur huda
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved