Senin, 13 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Salat Iduladha di Pemalang, Ganjar Minta Warga Tangkal Gerakan Radikal

Menurut Gubernur, gerakan dari kelompok radikal transnasional ini sudah masuk ke daerah-daerah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah.

Penulis: m nur huda | Editor: rustam aji
m nur huda
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat melaksanakan salat Iduladha 1437 Hijriyah di Masjid Nur Syekha, Dukuh Kusen, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Senin (12/9/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nur Huda

TRIBUNJATENG.COM, PEMALANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama istri Siti Atikoh dan Bupati Pemalang Junaedi, melaksanakan salat Iduladha 1437 Hijriyah bersama ratusan warga di Masjid Nur Syekha, Dukuh Kusen, Desa Pesantren, Kecamatan Ulujami, Kabupaten Pemalang, Senin (12/9/2016).

Usai melaksanakan salat dan khutbah Iduladha, Ganjar yang diberi waktu untuk menyampaikan sambutan, di hadapan ratusan warga Desa setempat, meminta agar masyarakat turut serta menangkal gerakan radikal di lingkungan masing-masing.

"Waspadai paham-paham yang menghancurkan Negara. Tiba-tiba saudara kita pergi ke Timur Tengah di sana ngebom, nyembelih orang, bahkan makam-makam Ulama dan Nabi kita dihancurkan padahal makam-makam ulama di negara kita sangat dijaga," kata Ganjar.

Menurut Gubernur, gerakan dari kelompok radikal transnasional ini sudah masuk ke daerah-daerah di Indonesia, termasuk Jawa Tengah. Maka Ganjar meminta para warga agar menangkalnya mulai dari lingkungan keluarga masing-masing.

"Maka ayo ikut tangkal gerakan itu," kata Ganjar.

Ia kemudian mengungkapkan, dirinya sengaja melaksanakan salat Iduladha di Pemalang agar masyarakat di Jateng kebagian melakukan salat berjamaah bersama Gubernur. Sebab Jateng bukan hanya Kota Semarang, melainkan ada 34 Kabupaten dan Kota lainnya.

"Kalau cuma di Semarang terus selama lima tahun, dikira Jateng cuma Kota Semarang," ujarnya.

Ia mengatakan, pada Iduladha di awal dirinya menjabat, dilaksanakan di daerah Sayung, Kabupaten Demak, dan di tahun kedua di Desa Binangun, Kabupaten Purbalingga. Pemilihan lokasi yaitu daerah yang belum pernah dikunjungi pejabat pemerintah.

Sebelum meninggalkan lokasi shalat Iduladha, Ganjar menikmati berbagai hidangan yang telah disediakan bersama warga setempat. Pada kesempatan tersebut, Bupati Pemalang Junaedi menyerahkan bantuan hewan kurban satu ekor sapi lokal untuk masyarakat setempat.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Tengah Heru Sudjatmoko akan melaksanakan shalat Iduladha di Masjid Baiturrahman Simpang Lima Semarang, sedangkan Sekretaris Daerah Jateng Sri Puyono shalat Idul Adha di Masjid Agung Jawa Tengah.(*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved