Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Waspadai Dampak Negatif Industri, Undip Kumpulkan Pakar Teknik Kimia

Mewaspadai dampak negatif dari perkembangan industri, jurusan Teknik Kimia FT Undip mengumpulkan pakar teknik kimia

Penulis: rival al manaf | Editor: galih pujo asmoro
Humas Undip
Mewaspadai dampak negatif dari perkembangan industri, jurusan Teknik Kimia FT Undip mengumpulkan pakar teknik kimia dalam Internal Conference on Chemical Process and Product Enggineering (ICCPPE) 2016 Rabu (14/9/2016) di Noormans Hotel Semarang. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Mewaspadai dampak negatif dari perkembangan industri, Jurusan Teknik Kimia FT Undip mengumpulkan pakar teknik kimia dalam Internal Conference on Chemical Process and Product Enggineering (ICCPPE) 2016 Rabu (14/9/2016) di Noormans Hotel Semarang.

Wakil Rektor I Undip, Prof M Zainuri mengatakan teknik kimia telah menunjukkan peran dominan dalam pengembangan industri di Indonesia semisal industri energi, semen, kertas, makanan dan obat-obatan.

"Bagaimanapun juga kita harus waspada akan dampak negatif dari aktivitas industri bagi lingkungan. Eksploitasi yang berlebihan dari sumberdaya alam tanpa adanya amdal dapat menyebabkan kerusakan lingkungan. Untuk itu polutan yang dihasilkan oleh industri baik dalam bentuk padat, cair maupun gas harus dapat ditangani dengan baik" ujarnya seperti dalam keterangan tertulis yang dikirim Humas Undip.

Ketua Panitia ICCPPE 2016 Dr Suherman menambahkan, inovasi dalam proses kimia dan pengembangan produk untuk keamanan manusia di masa mendatang sangat penting. Oleh karena itu, ICCPPE 2016 memicu pengembangan inovasi dalam proses kimia dan produk untuk pemanfaatan yang berkelanjutan.

"Tujuan dari ICCPPE 2016 adalah untuk menjadi forum internasional bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, industri dan pemerintah dalam berkomunikasi mengenai penelitian dan untuk berbagi ide, pikiran dan diskusi tentang semua aspek teknik kimia, forum ini juga untuk memfasilitasi pembentukan jaringan antara peserta konferensi guna meningkatkan kualitas dan manfaat penelitian." imbuhnya.

Konferensi ini menghadirkan menghadirkan keynote speaker dari dalam dan luar negeri semisal Prof Shen-Long Tsai dari NTUST Taiwan, Prof Gede Wenten dari ITB dan Prof M Djaeni dari Undip. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved