Dekase Gelar Wayang for Student

Dewan Kesenian Semarang (Dekase) menggelar Wayang for Student di SMP YSKI , Sidodadi Semarang

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dewan Kesenian Semarang (Dekase) menggelar Wayang for Student di SMP YSKI , Sidodadi Semarang , pada Jumat ( 16/9).

Acara berlangsung mulai 16-17 dan 22-24 September 2016 di sekolah-sekolah pilihan.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajak siswa-siswi SMP dan SMA untuk menyaksikan pertunjukan wayang dengan kreasi yang mengikuti perkembangan zaman dan mendukung pelestarian wayang Indonesia.

Acara dibuka langsung oleh Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi. Pada acara ini, para siswa disuguhkan pergelaran wayang wayang Cinema dan persembahan tari dari Group Didhik Nini Thowok yang juga akan mengajarkan tari kepada para siswa-siswi.

Wayang for Student mengajak siswa-siswi dari SMPN 8, SMP YSKI, SMPN 19 SMP Maria Goreti, SMP dan SMA Nasima yang berjumlah sekitar lebih 3000 orang. Kehadiran Wayang for Student dihrapkan dapat terus mendorong generasi muda Indonesia untuk lebih mengenal, mencintai dan tergerak untuk melestarikan budaya bangsa yang telah diakui dunia.

"Biasanya saya menonton wayang kebanyakan di tengah- tengah orang tua tapi pagi ini sangat luar biasa karena saya berada di tengah-tengah anak muda pelajar SMP YSKI," kata Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.

Hendi mengatakan wayang sebagai warisan leluhur lalu siapa lagi yang akan menjaga kelestariannya. Setiap bulannya Pemerintah Kota Semarang melakukan kegiatan di 16 Kecamatan. "Prinsipnya semua harus senang dulu sehingga bisa dinikmati lalu bisa belajar banyak. Sekarang ada acara Wayang for Student sungguh luar biasa mari kita semua bersama-sama melestarikan budaya bangsa ini," ujarnya.

Acara ini membuktikan bahwa wayang dapat digelar melalui beragam media yang dekat dengan para pelajar. Tidak berhenti pada pergelaran yang disuguhkan, pelajar menampilkan performance yang meliputi drama cerita rakyat, tari-tarian, peragaan busana drama flashmob, dan lain-lain.

Kegiatan-kegiatan yang dilakukan Wayang for Student bersifat dua arah. Artinya selain menampilkan pagelaran wayang, para siswa pun dilibatkan secara aktif untuk mengenal tokoh- tokoh wayang.(*)

Penulis: galih permadi
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved