Tribun Kampus

Undip-Dirjen Pajak Gelar Sosilaisasi Tax Amnesty

Program Tax Amnesty yang digulirkan pemerintah menimbulkan berbagai pemahaman di kalangan masyarakat luas.

Undip-Dirjen Pajak Gelar Sosilaisasi Tax Amnesty
Humas Undip
Rektor Undip sedang memberikan sambutannya di dalam acara sosialisasi program tax amnesty di hadapan para Dekan, Ketua Lembaga, dan para pejabat Struktural di lingkungan Undip. Humas Undip 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Program Tax Amnesty yang digulirkan pemerintah menimbulkan berbagai pemahaman di kalangan masyarakat luas. Guna memberikan kejelasan program Tax Amnesty kepada Civitas Akademika Undip, Undip bekerja sama dengan Direktorat Jenderal Pajak melaksanakan Sosialisasi Amnesti Pajak Jumat, (15/9/2016) di gedung ICT Undip Tembalang.

Acara Sosialisasi Tax Amnesty dihadiri segenap jajaran pimpinan Universitas, para Dekan, Ketua Lembaga, dan para pejabat Struktural di lingkungan Undip. Rektor Undip, Prof Yos Johan Utama dalam keterangan pers mengatakan bahwa pada kesempatan ini Universitas mengundang Direktorat Jenderal Pajak untuk memberikan pemahaman dan penjelasan tentang Program Tax Amnesty.

"Tujuan sosialisasi dari kebijakan tax amnesty ini agar Direktorat Jenderal Pajak dapat memberikan penjelasan tentang tax amnesty. Karena sebelumnya yang kita pahami tax amnesty ini merupakan upaya untuk menarik potensi dana pajak yang berada di luar negeri, tetapi ini mengapa kita yang sudah taat membuat laporan pajak ini juga harus mengikuti pengampunan pajak.

Selama ini banyak yang bertanya, kita sudah bayar PBB, kita sudah bayar pajak kendaraan, kemudian apalagi ini tax amnesty? Ini pertanyaan-pertanyaan disampaikan kepada saya. Oleh karena itu, pada hari ini kita ingin mendengarkan penjelasan langsung dari perwakilan Dirjen Pajak apa yang seharusnya kita lakukan, dan apa yang sebenarnya diharapkan oleh Pemerintah, dan mengapa kebijakan Amnesti Pajak ini dikeluarkan,"tuturnya.

Narasumber dari Direktorat Jenderal Pajak yang hadir pada acara Sosialisasi Tax Amnesty adalah Kepala Bidang Penyuluhan dan Humas Kanwil DJP Jateng I Eka Damayanti.
Dalam paparannya, Eka menjelaskan bahwa Amnesti Pajak merupakan penghapusan pajak yang seharusnya terutang, tidak dikenai sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan dengan cara mengungkap harta dan membayar uang tebusan.

"Tax Amnesty adalah pilihan, bukan kewajiban, mau ikut amnesty atau tidak tergantung pada yang bersangkutan. Sehingga jika pendapatan sudah dilaporkan semua, tidak mengikuti pengampunan juga tidak apa-apa. Jika Bapak dan Ibu mendapatkan email himbauan untuk mengikuti amnesti pajak, itu sifatnya adalah pilihan. Tergantung dengan diri kita sendiri, cukup confident tidak dengan profil kita dan harta yang kita peroleh," ujarnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved