Sabtu, 9 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Pemkot Solo Akan Perkarakan PKL Sunday Market yang Perjualbelikan Lapaknya

Pemerintah Kota (Pemkot) menghimbau pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market Manahan tidak menjualbelikan lapaknya ke pihak lain

Tayang:
Penulis: suharno | Editor: muslimah
Tribun jateng/Suharno
Sunday Market 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Pemerintah Kota (Pemkot) menghimbau pedagang kaki lima (PKL) Sunday Market Manahan tidak menjualbelikan lapaknya ke pihak lain.

Pemkot mengancam akan memroses secara hukum pelaku yang terbukti melakukan jual beli lapak tersebut.

Hal itu disampaikan Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo lantaran area jualan bagi PKL pasar tiban Manahan telah dibatasi Pemkot Solo.

"Jadi kami tidak ingin ada oknum yang jual beli lapak. Ini juga untuk mengantisipasi berkembangnya Sunday Market menjadi lebih besar," ujarnya, Minggu (18/9/2016).

Wali Kota yang akrab disapa Rudy ini mengatakan Pemkot memiliki data riil pedagang yang menggelar dagangan di Stadion Manahan.

Data inilah yang menjadi acuan Pemkot dalam menata PKL Sunday Market.

"Kalau ada pedagang yang main-main dengan jual beli lapak, nanti bisa langsung kami sikat," katanya.

Rudy juga mengingatkan kepada pedagang untuk mematuhi segala aturan yang telah ditetapkan Pemkot.

Pedagang diminta tetap menjaga kebersihan dan kenyamanan bagi warga yang berolahraga di kawasan Stadion Manahan.

Rudy juga menjelaskan penempatan pedagang di kawasan Stadion Manahan hanya bersifat sementara sampai nantinya Pemkot menemukan lokasi yang tepat untuk menampung ribuan PKL tersebut.

"Fungsi asli Stadion Manahan adalah sebagai sarana olahraga. Jadi itu yang perlu diperhatikan pedagang," katanya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved