Breaking News:

Monumen Pahlawan di Tugu tak Terawat, Beberapa Bagian Mulai Retak

Kondisi bangunan monumen pahlawan di taman perempatan Jrakah, Tugu Semarang merana

Tribun Jateng/khoirul muzaki
Monumen pahlawan di perempatan Jrakah, Tugu kurang terawat 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG COM, SEMARANG - Kondisi bangunan monumen pahlawan di taman perempatan Jrakah, Tugu Semarang merana.

Monumen yang diresmikan pada 10 Nopember tahun 1973 tersebut berbentuk tugu setinggi sekitar 6 meter.

Pada puncak tugu terdapat mahkota berbentuk lidah api, biasa dipakai sebagai simbol perjuangan rakyat. Sementara pada tubuh monumen, terdapat relief bergambar sejumlah pasukan bersenjata yang sedang bertempur.

Di bawah relief itu, terdapat prasasti bertuliskan, pada tahun 1946/1947, bumi sekitar ini telah dibasahi oleh darah para pahlawan yang telah membulatkan tekad, lebih baik mati daripada hidup dijajah.

"Saya tidak begitu tahu soal asal usul pendirian monumen ini, tapi saya yakin didirikannya monumen di tempat ini berarti ada sejarah perjuangan dulu di sini,"kata Joko, warga setempat, Sabtu (24/9).

Beberapa bagian bangunan monumen tersebut nampak retak-retak. Warna putih cat pada bangunan itu pun udah terlihat kusam.

Joko menyayangkan penelantaran monumen tersebut. Menurut dia, monumen pahlawan perlu mendapatkan perawatan yang layak.

Di samping memperindah wajah kota, kata Joko, merawat tugu pahlawan bagian dari wujud penghargaan terhadap perjuangan para pahlawan untuk kemerdekaan negara.

"Apalagi kan ini letaknya strategis di jalur Pantura, jadi perhatian banyak orang," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved