Janeta Janet: Masyarakat Semarang Itu Sukanya Dangdut Koplo

Jenita mengaku antusias peserta dan masyarakat yang datang pada acara tersebut membuat suasana semakin meriah

Janeta Janet: Masyarakat Semarang Itu Sukanya Dangdut Koplo
Tribun Jateng/m syofri
Penyanyi Jenita Janet beraksi menghibur peserta Fun Walk Alfamart di halaman Gubernuran, Jalan Pahlawan, Kota Semarang, Minggu (25/09/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hesty Imaniar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG – Jeni Juliana atau yang terkenal dengan nama Jenita Janet mengaku senang bisa tampil di acara Fun Walk yang digelar oleh PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart) yang bekerjasama dengan Tribun Jateng, yang diadakan di Halaman Kantor Gubernur Jawa Tengah, Minggu (25/9/2016).

Jenita mengaku antusias peserta dan masyarakat yang datang pada acara tersebut membuat suasana semakin meriah.

“Saya tampil di Semarang kurang lebih tiga kali, dan selalu meriah masyarakat yang ada di sini. Apalagi pagi ini, acara begitu meriah, peserta yang datang sangat bersemangat meski masih pagi. Sehingga membuat saya lebih bersemangat menghibur peserta Fun Walk dan Semarang khususnya,” ungkap wanita yang lahir di Bandung, 1 Juli 1987 itu.

Penyanyi yang ‘tenar’ dengan single Direject itu juga mengungkapkan, bahwa selama ini Alfamart telah turut membantu memudahkan masyarakat mendapatkan berbagai keperluan sehari-hari. Sehingga, dengan adanya acara Fun Walk akan semakin mendekatkan Alfamart dengan konsumennya.

“Acara ini digelar di hari Minggu, dan pagi sehingga ada kegiatan positif yang diberikan Alfamart kepada pelanggan dan masyarakat Semarang khususnya, sehingga peserta yang datang disini selain bisa berolahraga, terhibur dengan penampilan saya, dan pulang bisa juga membawa hadiah,” kata Janeta yang membawakan 8 lagu di Fun Walk itu.

Ia juga mengungkapkan, jika masyarakat di Semarang memiliki ciri khas dalam menyukai musik dangdut yang selama ini membuat namanya semakin berkibar. Yakni, musik dangdut koplo, yang diyakini Janeta menjadi ciri khas dari ibu kota Jawa Tengah ini.

“Disini ada sisi menarinya, dimana masyarakat Semarang senang dengan musik dangdut koplo, sehingga Janeta menyesuaikan dengan selera masyarakat Semarang. Meski pada dasarnya saya juga menyukai musik tersebut,” kata penyanyi yang selalu menggunakan wig (rambut palsu) disetiap penampilannya itu.

Pada Fun Walk, Janeta yang kini tengah memprosikan sigle terbarunya Move On itu, mengaku ingin membawa oleh-oleh khas Semarang, ketika pulang kembali ke Jakarta nantinya.

“Oleh-oleh khas Semarang yang wajib saya bawa pulang besok adalah Bandeng Presto dan Lunpia, selain orang tua saya menyukainya, makanan tersebut wajib dibawa karena menjadi ciri khas Semarang, jadi harus bawa sesuatu dari Semarang ini,” tukasnya.(*)

Penulis: hesty imaniar
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved