MENGEJUTKAN! Hakim Pergoki Tahanan Lagi Begituan di Sel, Ini Yang Akan Dilakukan Kajati

Andar langsung memerintahkan Asisten Pengawas (Aswas) Kejati Kepri untuk memeriksa sejumlah petugas kejaksaan dan pejabat di Kejari Tanjungpinang.

ist
ILUSTRASI 

TRIBUJATENG.COM, TANJUNGPINANG - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kepri Andar Perdana langsung bertindak tegas ketika mendengar informasi ada tahanan kejaksaan yang berhubungan badan di sel Pengadilan Negeri Tanjungpinang.

Andar langsung memerintahkan Asisten Pengawas (Aswas) Kejati Kepri untuk memeriksa sejumlah petugas kejaksaan dan pejabat di Kejari Tanjungpinang.

"Akan kita turunkan Aswas untuk memeriksa kasus ini. Akan diperiksa semua. Apakah Kasipidum dan petugas Kejari bertugas sesuai SOP atau tidak. Apa benar oknum kejaksaan menerima uang sehingga ada tahanan sampai melakukan seperti itu," kata Andar di hadapan para pejabat utama Kejati dan Kejari Tanjungpinang, Selasa (27/9/2016).

Kebenaran adanya iming-iming uang dari tahanan kepada petugas kejaaksaan agar dapat berhubungan badan di sel, kata Andar, perlu pemeriksaan intensif. Selain itu, perlu juga dibuktikan, apakah benar tahanan melakukan persetubuhan di dalam sel tahanan.

"Kita tak ada toleransi untuk yang kaya gitu.? Akan kita periksa kasus ini sampai tuntas. Apalagi bila benar ada praktek seperti itu, kita nggak ada toleransi untuk menindak," kata Kajati Kepri.

Bahkan, Andar juga memastikan akan memeriksa beberapa kasus yang menjadi sorotan media, di antaranya isu suap jaksa perkara narkoba sebesar Rp 250 juta di Kejari Tanjungpinang.

"Kita akan periksa semua, termasuk itu yang katanya terima Rp 250 juta. Nanti hasil pemeriksaan kita tembuskan ke Jamwas (Jaksa Agung Muda bidang Pengawasan Kejaksaan Agung). Sekarang baru pemeriksaan oleh Aswas," tuturnya.

Pihaknya berjanji akan menindak tegas jika benar ada anggotanya yang bermain atau jual beli hukum. Menurutnya, hal tersebut sangat mencoreng institusi kejaksaan. 

Sebelumnya, seorang hakim pergoki tahanan Kejari Tanjungpinang yang diduga sedang berhubungan intim di sel tahanan PN, Senin (26/9/2016) sore.

Saat itu, seluruh persidangan sudah selesai dan seluruh tahanan dikembalikan ke Lapas Tanjungpinang. Namun, seorang tahanan narkoba ternyata masih tinggal sendirian di sel. Seorang wanita kemudian masuk ke dalam sel dan petugas kemudian mengunci sel dari luar.

Santonius Tambunan, hakim yang memergoki tahanan berduaan di dalam sel mengatakan, ia telah melaporkan langsung kejadian itu kepada Ketua PN Tanjungpinang.

"Akan duduk bersama untuk mencari solusi. Kita tidak mencari siapa yang salah, tetapi harus ada pembenahan. Mengenai kemungkinan terlibatnya okum petugas kejaksaan, kita serahkan kepada kejaksaan. Intinya, di pihak kita juga ada pembenahan agar kasus yang sama tidak terulang kembali," kata Santonius yang juga humas PN Tanjungpinang. (Tribun Batam/Wahib Wafa)

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved