Korban Tewas Tertabrak Kereta Api di Tegowanu Adalah Anak Perangkat Desa

Korban Tewas Tertabrak Kereta Api di Tegowanu Adalah Anak Perangkat Desa, Jumat malam, 30 September 2016

Korban Tewas Tertabrak Kereta Api di Tegowanu Adalah Anak Perangkat Desa
tribunjateng/putut dwi putranto
Korban Tewas Tertabrak Kerata Api di Tegowanu Adalah Anak Perangkat Desa, Jumat malam, 30 September 2016 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Puthut Dwi Putranto

TRIBUNJATENG.COM, GROBOGAN - Anggota piket Polsek Tegowanu, Bripka Slamet, menjelaskan, korban tewas dalam kecelakaan maut di palang perlintasan Kereta Api tanpa pintu di Desa Tegowanu kulon, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (30/9/2016) sekitar pukul 18.30 WIB adalah siswa SMP.

"Korban tewas adalah anak perangkat desa di Kaliceret. Setelah dibawa ke RS Pelita Anugerah , korban siswa SMP itu kemudian dibawa pulang ke rumah duka," kata Slamet kepada Tribun.

Menurut Slamet, saat kejadian seorang penumpang yaitu Erni Kurniawati diketahui melompat dari dalam Minibus Rush. Saat itu mesin Rush mendadak mati di tengah rel. Sang Sopir Rush, Rustanto tak kuasa mengendalikan stir hingga kecelakaan tak terhindarkan.

"Rustanto dan Kurniawati luka ringan. Kurniawati hanya lecet-lecet, dia berhasil selamat dari laka maut itu. Dia melompat sebelum kereta menabrak. Mereka dibawa ke RS Pelita Anugerah. Kemungkinan juga langsung dibawa pulang ke rumah," katanya.

Kapolres Grobogan, AKBP Agusman Gurning, mengatakan, kasus kecelakaan yang menewaskan seorang bocah ini masih dalam proses penyelidikan Sat Lantas Polres Grobogan.

"Mobil Rush sudah dievakuasi. Kami masih menyelidiki kasus kecelakaan ini," kata Agusman.
Untuk diketahui, kecelakaan maut terjadi di palang perlintasan Kereta Api tanpa pintu di Desa Tegowanu kulon, Kecamatan Tegowanu, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah, Jumat (30/9/2016) sekitar pukul 18.30 WIB.

Kereta Api barang Peti Kemas No Kp/2512 C yang melaju dari arah Semarang menghajar minibus Rush berpelat K 9395 JS yang melintas dari arah selatan. Seorang penumpang Rush berwarna silver tewas di lokasi kejadian.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Tribun di lokasi kejadian, mobil Rush yang sudah berada di tengah rel sempat diperingatkan oleh penjaga kereta untuk mundur. Hanya saja, mesin mobil diduga mati. Saat itu, seorang penumpang terlihat melompat keluar mobil karena panik.

"Sudah diperingatkan penjaga untuk mundur, tapi mati mesinnya. Seorang penumpang melompat dari dalam mobil saat itu. Rush sudah di rel kereta api saat itu. Dalam hitungan menit, langsung tertabrak. Brruuuaaakk. Keras sekali bunyinya. Saya langsung berteriak saat itu," kata Sumirah, penjual nasi sekitar rel.

Minibus Rush langsung terpental ke belakang hingga ringsek. Ketiga korban merupakan satu keluarga asal Dusun Kaliceret, Desa Mrisi, Kecamatan Tanggungharjo. Korban tewas yaitu Eriko (13). Adapun korban luka yakni Rustanto dan Erni Kurniawati dilarikan ke RS Pelita Anugerah Mranggen, Demak.

"Eriko adalah keponakan Kurniawati. Dia tewas di lokasi kejadian. Korban dilarikan ke RS Pelita Anugerah Mranggen," kata Anggota Sat Lantas Polres Grobogan. (*)

Penulis: puthut dwi putranto
Editor: iswidodo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved