Bupati Pekalongan Perkenalkan Batik Pada 50 Duta Besar Berbagai Negara

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengenalkan potensinya dihadapan 100 tamu undangan yang di antaranya terdapat 50 duta besar

Bupati Pekalongan Perkenalkan Batik Pada 50 Duta Besar Berbagai Negara
Humas Kabupaten Pekalongan
Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi (kanan), mengundang sejumlah Dubes di Oasis Restaurant, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016) malam 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pekalongan mengenalkan potensinya dihadapan 100 tamu undangan yang di antaranya terdapat 50 duta besar di Oasis Restaurant, Cikini, Jakarta Pusat, Jumat (30/9/2016) malam.

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi, memaparkan potensi yang dimiliki Kabupaten Pekalongan yang disebutnya dengan The Beauty of Kabupaten Pekalongan.

"Silakan datang ke Kabupaten Pekalongan, kami akan melayani dengan sepenuh hati, memudahkan investasi dan tentu saja menyuguhkan panorama alam yang luar biasa untuk anda semua," ujar Bupati dalam acara tersebut.

Acara yang bertajuk Diplomat Friendly Gathering Night itu diselenggarakan Pemkab Pekalongan untuk bersilaturahmi dengan para duta besar negara tetangga. Diharapkan juga agar dapat terjalin suatu investasi kerjasama dengan Kabupaten Pekalongan.

Berbicara tentang Pekalongan, kata Asip, identik dengan batik. Oleh karena itu, untuk lebih mengenalkan kain tradisional itu, para diplomat disuguhi fashion show Batik Pekalongan yang diperagakan para model.

Tidak hanya itu, para tamu kehormatan tersebut juga disajikan dengan display batik mulai dari batik yang harga terjangkau masyarakat umum hingga batik seharga ratusan juta rupiah. Di samping itu, tamu undangan juga dapat menyaksikan bagaimana cara membuat batik dengan warna alam yang ramah lingkungan.

Lebih lanjut orang nomor satu di Kabupaten Pekalongan ini berharap dengan kegiatan itu, hubungan antar pemerintah dan negara tetangga bisa terus terjalin untuk menguatkan bidang ekonomi, sosial, budaya dan politik.

"Saya mengundang duta besar untuk datang ke Kabupaten Pekalongan, dan lain waktu saya akan berkunjung ke Kedutaan Besar untuk menjelaskan tentang Kabupaten Pekalongan secara lebih luas," ujar Asip.

Dalam kesempatan tersebut, Asip juga memperkenalkan Kabupaten Pekalongan yang terkenal sebagai daerah yang sudah memproduksi batik sejak lama.

"Sentra-sentra batik, keunggulan batik serta ciri khas batik Pekalongan juga dapat Bapak Ibu ketahui kalau datang ke Pekalongan," tambahnya.

Adapun di antaranya para duta besar yang hadir antara lain Brigjen Palitha Fernando dari Sri Lanka, Pham van San dari Vietnam, Julia Mirangwanda dari Zimbabwe, Kolonel Aziz Malik dari Pho Islamabad, Ruzaini A. Razak dari Kualalumpur, Gonzalo Vega dari Embassy of Equador, Philip O Onand dari Philipina, Belay Saba dari Perancis, Imtizo Hussain Naz dari Pakistan, Le Nguyen Huang Trih dan Nguyen De Ngar Grang dari Vietnam, Taher Hamed dari Palestina, Mubashin Najix Furogi dari Pakistan, Abdullah Al fadhli dari Kuwait, An Kwang Se dan Kim Myong Chol dari Korea. (*)

Penulis: raka f pujangga
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved