Kontraktor Diminta Kerja Lembur Tengah Malam Penuhi Target, Jika Molor ini Sanksinya

Kepala Dinas Bina Marga, Iswar Aminuddin optimistis pengerjaan infrastruktur akan selesai akhir Desember 2016 meski sering turun hujan

Kontraktor Diminta Kerja Lembur Tengah Malam Penuhi Target, Jika Molor ini Sanksinya

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Curah hujan sudah mulai meningkat. Meski demikian hal tersebut tidak menjadi kendala Dinas Bina Marga untuk menyelesaikan 69 paket pengerjaan infrastruktur jalan dan jembatan.

Kepala Dinas Bina Marga, Iswar Aminuddin optimistis pengerjaan infrastruktur akan selesai akhir Desember 2016 meski sering turun hujan. "Cuaca memang berpengaruh. Namun kemudian bukann jadi alasan keterlambatan pekerjaan.

Kontraktor harus punya manajemen proyek, kapan hujan dan tidak. Pintar-pintar atur waktu. Kalau memungkinkan digenjot tengah malam lembur. Waktu kerja kontraktor kan kontraknya hari jadi ngga kenal malam atau siang. Hujan itu sudah jadi resiko," ujarnya, Selasa (4/10).

Dari 69 paket, lanjut Iswar, hanya dua paket yang tidak bisa dilanjutkan karena adanya proyek pembangunan Tol Semarang-Batang.

"Total nilai anggaran Rp 453 miliar. Pengerjaan di antaranya Jalan Sendangmulyo TVRI, peningkatamn jalan dan jembatan jabungan tahap 3, Jalan rowosari raya tahap IV, Sampangan Gunungpati tahap 3, Manyaran Gunungpati tahap3, Tlogosari raya, Citarum utara dan Jalan Barito. Kami akan lakukan pendampingan di lapangan bagi pengerjaan yang agak mengkhawatirkan. Kami evaluasi tiap hari," ujarnya.

Iswar mengatakan sudah ada aturan penerapan sanksi bagi kontraktor yang melebihi batas waktu.

"Ada peringatan satu sampai tiga. Jika tidak ada perbaikan sanksi blacklist tidak boleh mengikuti lelang tahun berikutnya," ujarnya.

Dalam kesempatan terpisah, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi masih optimistis pengerjaan infrastruktur akan selesai akhir tahun. Hendi, sapaan akrabnya, akan memberikan sanksi tegas bagi kontraktor yang tidak selesai sesuai waktu.

"Insya Allah sesuai target. Tapi jika tidak diselesaikan kontraktor maka akan di blacklist. Jauh hari sebelum mengerjakan proyek ini, kami tegaskan kalau kami tidak mau diajak kompromi. Tidak selesai sanksi black list supaya kontraktor menyelesaikan sesuai kontrak yang ada," ujarnya. (*)

Penulis: galih permadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved