Rabu, 15 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

TPKS Berencana Kirim Alat RTG ke Banjarmasin dan Surabaya

PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) berencana mengirim empat alat Rubber Tyred Gantry (RTG)

Penulis: hermawan Endra | Editor: Catur waskito Edy
tribunjateng/hermawan endra
TPKS Operasikan ARTG, Bongkar Muat Lebih Cepat dan Safety 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra Wijonarko

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - PT Pelabuhan Indonesia III (Persero) Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS) berencana mengirim empat alat Rubber Tyred Gantry (RTG) yang tidak terpakai ke Banjarmasin dan Surabaya. Upaya ini dilakukan juga sekaligus untuk mensukseskan program tol laut pemerintahan Joko Widodo.

"Tiga ke Banjarmasin dan satu ke Surabaya. Sebab kami sudah dapat alat baru yakni ARTG (Automated Rubber Tyred Gantry-red). Nah yang manual atau konvensional RTG ini kami kirim ke cabang lain karena mereka membutuhkan," kata General Manager TPKS, Erry Akbar, saat acara khitanan gratis TPKS di RS Columbia Asia Semarang, Senin (3/10).

Ia mengatakan, proses pengiriman rencananya akan dilakukan pada 14 Oktober ini. Diharapkan lewat upaya ini bisa mempercepat proses bongkar muat domestik dan sekaligus mensukseskan program tol laut.

"Banjarmasin butuh RTG untuk mendukung proses bongkar muat di sana. Semakin tingginya angka bongkar muat pasti dibutuhkan alat yang sesui dengan kemampuan dan kelaikannya. Upaya ini pasti terkait semua dengan tol laut," imbuhnya.

Capaian yang sangat positif berhasil di bukukan oleh PT pelabuhan Indonesia III (Persero) pada awal semester II tahun 2016 ini melalui Terminal Peti Kemas Semarang (TPKS). Hal ini dapat dilihat capaian kinerja bongkar muat yang telah tercatat.

Meskipun pada awal semester ini terdapat dua hari libur, tepatnya pada saat Idul Fitri 1537 H, namun tidak mempengaruhi capaian kinerja TPKS sama sekali. Hal tersebut dapat dibuktikan dari hasil kinerja bongkar muat TPKS selama bulan Juli 2016.

Pada bulan Juli tahun lalu, kinerja bongkar muat TPKS tercatat di angka 35.684 TEUs, sedangkan pada bulan Juli tahun ini Jumlahnya naik menjadi 38.324 TEUs.

Dari angka tersebut dapat dikatakan bahwa selama bulan Juli 2016 dengan adanya dua hari libur TPKS tetap menorehkan kenaikan produksi sebesar 7,3% dari tahun lalu. Sedangkan terkait dengan capaian dari Januari hingga Juni 2016 sudah melampaui kinerja dalam kurun waktu yang sama pada tahun 2015.

“Jika dilihat persentasenya, TPKS sudah mencapai 100,92% dibanding tahun lalu” ungkap Erry Akbar Panggabean.

Angka tersebut merupakan capaian dalam Twenty Foot Equivalent Unit (TEUs) sejumlah 321.160 pada semester 1 tahun 2016, sedangkan pada 2015 capaian tersebut sebesar 318.246 TEUs.

Sedangkan bila dilihat dalam satuan box, kinerja yang berhasil di bukukan oleh TPKS pada semester 1 tahun 2015 sebesar 196.970 box, angka tersebut mengalami kenaikan menjadi 201.613 box pada tahun ini, atau dengan kata lain capaian kinerjha TPKS dalam satuan box mengalami kenaikan sebesar 2,3% dibandingkan tahun lalu.

Ships call atau panggilan kapal di TPKS juga menunjukkan peningkatan yang positif, jika tahun lalu tercatat 349 ships call pada semester 1, maka pada tahun ini mencapai 375 ships call pada kurun waktu yang sama.

"Jika dibandingkan, ships call tahun ini sebenarnya sudah melebihi 50% dari total ships call pada tahun 2015 yang tercatat di angka 701 ships call,"imbuhnya.

Kenaikan lainnya yang berhasil ditorehkan oleh TPKS terkait dengan berat kotor kapal yang sandar. Hingga semester 1 tahun 2015 tercatat sebesar 5.042.388 gross tonnage (GT) sedangkan pada semester 1 tahun ini telah tercatat sebesar 6.280.427 GT. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved