Walikota Semarang Ziarah ke Makam Wongsonegoro Jelang Peringatan Pertempuran Lima Hari

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan ziarah ke makam seorang pahlawan sebagai salah satu wujud menghargai jasa pahlawan.

Walikota Semarang Ziarah ke Makam Wongsonegoro Jelang Peringatan Pertempuran Lima Hari
Tribun Jateng/Galih Permadi
Walikota Semarang ziarah ke makam Gubernur Pertama Jawa Tengah Wongsonegoro di Sukoharjo yang merupakan pahlawan bagi Kota Semarang di pertempuran lima hari di Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Galih Permadi

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG -- Jelang peringatan pertempuran lima hari di Semarang, Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi beserta muspida, kepala SKPD, camat dan lurah se-Kota Semarang ziarah ke makam gubernur pertama Jawa Tengah, Wongsonegoro di Sukoharjo, Kamis (6/10). Wongsonegoro merupakan salah satu pahlawan dalam peristiwa bersejarah tersebut.

Hendi, sapaan akrab Hendrar Prihadi mengatakan ziarah ke makam seorang pahlawan sebagai salah satu wujud menghargai jasa pahlawan.

"Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa pahlawan. Jangan pernah melupakan sejarah. Dan Bapak Wongsonegoro, karena beliau adalah pahlawan bagi Kota Semarang di pertempuran lima hari di Semarang. Kami berharap bisa meneruskan perjuangan beliau," ujarnya dalam rilis yang diterima Tribun Jateng.

Hendi berharap ziarah dapat sebagai pengingat tauladan dari perjuangan Wongsonegoro.

"Jangan anggap ziarah ini sebagai kegiatan seremoni biasa. Perlu diingat ,dengan ziarah ini kita dapat meniru teladan dari figur Bapak Wangsonegoro. Beliau tidak pernah malu untuk turun ke masyarakat. Seperti saat ini, Presiden Bapak Joko Widodo yang menginstruksikan agar kita para pejabat untuk turun ke bawah menyerap aspirasi masyarakat. Saya berharap momentum pertempuran lima hari di Semarang ini bisa memacu semangat dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.

Ziarah diakhiri dengan doa dan upacara tabur bunga di makam tersebut. Hadir pula paguyuban pelaku pertempuran lima hari di Semarang dan keluarga Wongsonegoro.

Terkait peringatan Pertempuran Lima Hari di Semarang, Pemkot Semarang akan mengadakan ceremonial upacara yang dipusatkan di kawasan Tugu Muda pada Jumat, (14/10) mendatang. Kepala Dinas Sosial, Pemuda, dan Olahraga (Dinsospora) Kota Semarang, Gurun Risyadmoko mengatakan jalan akan ditutup pada Kamis (13/10) untuk digunakan gladi bersih.

"Guna mendukung event tersebut, jalan-jalan di sekitar kawasan tersebut akan ditutup H-1 untuk gladi bersih mulai sore hari dan pada saat acara ditutup mulai pukul 16.00-selesai sehingga masyarakat diminta mencari jalan altrernatif," ujarnya.(*)

Penulis: galih permadi
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved