Breaking News:

Tribun Campus

FKM Undip Resmikan Pusat Kajian Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Ibu Anak

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro dan Direktorat Gizi Kementerian Kesehatan

Penulis: rival al manaf | Editor: Catur waskito Edy
Humas Undip
Rektor Undip bersama dengan Dirjen Kesehatan Masyarakat RI didampingi Dekan FKM dan para narasumber. 

Laporan Reporter Tribun Jateng, Rival Almanaf

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip menggelar acara peresmian Pusat Kajian Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Ibu Anak dan pengumuman terbentuknya Asosiasi Ahli Gizi Kesehatan Masyarakat Indonesia di Hotel Normans, Jumat (14/10/2016).

Kegiatan tersebut terselenggara atas kerjasama Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro dan Direktorat Gizi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Dekan FKM Undip Hanifa Maher Denny mengatakan bahwa tujuan pembentukan pusat ini adalah untuk meneliti dan menyusun rekomendasi kebijakan dalam rangka mencari beberapa solusi alternatif dalam menghadapi masalah rendahnya tingkat gizi dan permasalahan ibu dan anak.

"Diperlukan upaya penguatan kelembagaan yang dapat menaungi sehingga kegiatan dapat terintegrasi dan terkoordinasi dengan baik dan menghasilkan upaya sinergis dari Fakultas Kesehatan Masyarakat dan Kementerian Kesehatan, pusat kajian gizi ini adalah salah satu upaya untuk menuju kesana," terangnya seperti dikutip dari press release yang dikirim humas Undip. Penguatan kelembagaan ini terwujud dalam bentuk "Center of Excellence" Gizi & KIA di UNDIP yang wilayah kegiatannya melingkupi Provinsi Jawa Tengah dan wilayah lain di sekitarnya.

Sementara itu Rektor Undip Prof Yos Johan Utama mengutarakan pusat kajian Gizi Kesehatan Masyarakat dan Kesehatan Ibu Anak yang di inisiasi oleh FKM Undip sangatlah penting untuk membentuk generasi yang sehat dan cerdas.

"Pusat kajian ini nantinya akan melakukan pendampingan dan bimbingan di saat masa hamil dan menyusui untuk memantau minimnya pengetahuan mengenai gizi dan kesehatan oleh para ibu," bebernya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved