Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Sopir Dihajar Warga

Bus Sugeng Rahayu (Sumber Kencono Group) , kembali menelan korban seorang pejalan kaki di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi

Bus Sugeng Rahayu Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas, Sopir Dihajar Warga
Surya/Doni Prasetyo
Bus Sugeng Rahayu (Sumber Kencana) bernomor polisi (nopol) W 7109 UZ, yang berjalan ugal.ugalan dengan kecepatan tinggi menabrak pejalan kaki di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, hingga korban terseret belasan meter dan tewas ditempat, Sabtu (15/10/2016). 

TRIBUNJATENG.COM, NGAWI - Bus Sugeng Rahayu (Sumber Kencono Group) , kembali menelan korban seorang pejalan kaki di Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Sabtu (15/19/2016).

Bus Sugeng Rahayu bernomor polisi (nopol) W 7109 UZ jurusan Surabaya - Semarang itu, menabrak pejalan kaki dan menyeretnya hingga belasan meter dan membuat korban tewas ditempat kejadian perkara (TKP), dengan kondisi mengenaskan.

Warga yang melihat kejadian itu langsung mengeroyok sopir bus ugal-ugalan yang berusaha melarikan diri dan bersembunyi.

Untung Polisi segera tiba di TKP, sehingga sopir Bus Sugeng Rahayu itu tidak sampai kehilangan nyawanya.

Kini sopir bus yang diketahui bernama Siswanto warga Desa/Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang ini ditahan di Mapolres Ngawi.

Sedangkan korban Parnu, warga Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, jenazahnya dibawa ke RSUD dr Soeroto, Kabupaten Ngawi.

Kejadian kecelakaan lalu lintas (Laka Lantas) yang melibatkan bus raja jalanan ini bermula saat, Bus Sugeng Rahayu yang dikemudikan Siswanto itu, melaju dari arah Solo, Jawa Tengah, ke Madiun, dengan kecepatan tinggi dan berusaha mendahului barisan kendaraan yang berjalan searah, dengan melanggar marka jalan.

Sesampainya dilokasi kejadian, jalur jalan yang menikung, membuat Bus yang dikemudikan Siswanto itu tidak melihat ada bus yang berjalan dari arah berlawanan.

Begitu melihat didepannya ada bus, yang belum diketahui identitasnya, Siswanto pengemudi Bus Sugeng Rahayu membuang haluan busnya ke kiri hingga menabrak pejalan kaki dan menyeretnya sampai belasan meter.

"Saat tertabrak itu posisi korban berada di kolong bus dan terseret sampai belasan meter, hingga meninggal di tempat dengan kondisi jenazahnya sangat mengenaskan,"ujar Sartono saksi mata warga Desa Jenggrik, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi.

Kasat Lantas Polres Ngawi AKP Miftahul Amin, yang dikonfirmasi mengaku sudah menahan Siswanto sopir bus maut yang kini masih diperiksa di unit Laka Lantas Polres Ngawi.

"Benar sopir yang berjalan ugal-ugalan itu langsung kita tahan. Sekarang masih kita periksa diruang penyidik Polres Ngawi," kata AKP Miftahul.

Editor: tri_mulyono
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved