Minggu, 3 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Dari 854 Kasus, Sudah Lima Orang Brebes Meninggal karena Demam Berdarah

Dari 854 Kasus, Sudah Lima Orang Brebes Meninggal karena Demam Berdarah, dari Januari-September 2016

Tayang:
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: iswidodo
net
Nyamuk Aedes Aegypti 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Mamdukh Adi Priyanto

TRIBUNJATENG.COM, BREBES - Berdasarkan data di Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, sudah ada lima orang meninggal dunia akibat Demam Berdarah Dengue (DBD). Kasus warga yang meninggal dunia gara-gara DBD tersebut terjadi dari Januari-September 2016.

Sementara, jumlah kasus DBD di Brebes meningkat selama Januari hingga September 2016, tercatat ada 854 kasus. Padahal, selama tahun 2015 lalu jumlahnya hanya 632 kasus.

Berdasarkan data, dari 292 desa dan 5 kelurahan di Kota Bawang, sekitar 90 persen diantaranya terdapat kasus DBD. "Jumlah kasus DBD di 2016 ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat sudah memasuki musim hujan," jelas Kepala Dinas Kesehatan Brebes, Sri Gunadi, Minggu (16/10/2016).

Perkembangan nyamuk, kata dia, ketika cuaca ekstrem dengan fenomena la nina ini tidak terkendali. Begitu juga dengan pola hidup nyamuk aedes aegypti yang mulai bergeser dan berubah.

Gunadi menjelaskan, pola hidup nyamuk aedes aegypti berubah lantaran terjadi mutasi gen yang salah satunya akibat pengaruh musim.

Saat ini, aedes aegypti juga bisa hidup dan berkembang di dataran tinggi dan daerah air payau seperti di pesisir laut pantai utara (pantura). Hal itulah yang menjadi satu penyebab kasus DBD tersebar dan meningkat di Brebes terutama di daerah pesisir. "Selain itu, usia hidup nyamuk aedes aegpyti saat ini lebih panjang hingga mencapai satu bulan," ucapnya.

Menurutnya, biasanya nyamuk aedes aegypti itu mampu hidup hanya 15 hari, sekarang bisa hampir satu bulan, artinya dua kali lipat lebih lama dari cuaca normal.

Oleh karenanya, pihaknya selalu mengimbau kepada seluruh masyarakat khususnya pada cuaca ekstrem ini agar terus melakukan upaya memberantas jentik nyamuk. "Misalnya, melakukan pemberantasan sarang nyamuk, memberikan bubuk abate, melakukan 3M hingga fogging," imbuhnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved