Kok Bisa? Kasus Perceraian Tertinggi di Kabupaten Pekalongan Ada di Instansi Ini

Kasus perceraian di lingkungan PNS Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan tajam

Penulis: raka f pujangga | Editor: muslimah
Tribun Jateng/Raka F Pujangga
Bupati pekalongan memberikan penghargaan pada PNS Pemkab Pekalongan saat pelaksanaan apel akbar di alun-alun Kabupaten Pekalongan, Senin (17/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Raka F Pujangga

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Kasus perceraian di lingkungan PNS Kabupaten Pekalongan mengalami peningkatan tajam.

Hal itu disampaikan Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, saat pelaksanaan apel akbar di alun-alun Kabupaten Pekalongan, Senin (17/10/2016).

"Soal perceraian perceraian PNS ini cukup tinggi, alasan utamanya tidak sesuai dengan pasangan," jelasnya.

Parahnya, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dindikpora) Kabupaten Pekalongan tercatat merupakan intansi yang paling banyak kasus perceraiannya.

Dari 24 kasus perceraian PNS pada 2016 ini, separuhnya atau 12 kasus di antaranya berasal dari Dindikpora.

"Saya menekankan nanti akan ada pembinaan khusus, terutama di lingkungan Dindikpora yang angka perceraiannya tinggi," ujar dia.

Supaya, kata dia, ada penyadaran bahwa perceraian adalah pekerjaan yang tidak disukai Allah.

Dia berharap, perbaikan penghasilan yang semakin tinggi seharusnya meningkatkan kemesraan dalam rumah tangga.

Jangan justru terjadi sebaliknya, semakin tinggi penghasilan membuat kemesraan rumah tangga semakin berkurang.

"Seharusnya dengan perbaikan penghasilan keluarga ini, semakin sakinah mawadah warohmah. Bukan malah perceraian," ujarnya. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved