Bank Jateng Raih Penghargaan Bank Paling Efisien Versi Bisnis Indonesia Banking Award 2016

Dimana kali ini penghargaan diperoleh dari Bisnis Indonesia Banking Award 2016, yang menobatkan Bank Jateng

Bank Jateng Raih Penghargaan Bank Paling Efisien Versi Bisnis Indonesia Banking Award 2016
Istimewa
Penghargaan Bank Jateng 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Hermawan Endra

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG -- Untuk kesekiankalinya Bank Jateng kembali meraih penghargaan. Dimana kali ini penghargaan diperoleh dari Bisnis Indonesia Banking Award 2016, yang menobatkan Bank Jateng sebagai bank paling Efficient,- The Most Efficient 2016-, untuk kategori Bank BUKU II (aset di atas Rp 25 triliun) dalam acara Bisnis Indonesia Banking Award 2016 di Jakarta, Rabu, (20/10).

Penghargaan diterima langsung oleh Dirut Bank Jateng Supriyatno dari Wakil Pemimpin Umum Harian Ekonomi Bisnis Indonesia Ahmad Johar disaksikan Komisaris Theodore Samola.

Penghargaan Bisnis Indonesia Banking Award sudah dilaksanakan sejak 2007,apresiasi ini digelar berdasarkan tingkat efisiensi melalui BI Effisiensi Award,dimana mulai tahun ini bertransformasi menjadi Bisnis Indonesia Banking Award 2016.

Dalam apresiasi ini penilaian diperluas tidak hanya dari tingkat efisiensi, tetapi juga performa bank secara keseluruhan.

"BIBA 2026 sebetulnya modifikasi BI Banking Efficiency Award 2016 yang sudah berlangsung selama 8 sejak pertama kali. Melalui penghargaan inu kami berharap industri berkembang semakin baik ke depan dan kami juga berharap Bisnis Indonesia berkontribusi ke perkembangan perbankan yang lebih sustainable," kata Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Arif Budisusilo.

Penghargaan diberikan berdasarkan bank umum kelompok umum BUKU I II,III dan IV serta bank syariah. Di mana proses penjurian dilakukan oleh juri yang berintegritas dan berkompeten di bidang perbankan.

Sigit Pramono, salah seorang anggota Dewan Juri menambahkan bahwa penilaian dilakukan atas beberapa kriteria diantaranya mengenai bank harus punya NPL di bawah 5%, kinerja kredit, dana pihak ketiga dan ROA. Dalam proses keputusan terakhir kali pertimbangan margin keuntungan atau Nett Interest Margin (NIM).

Selain Arif Budi Susilo (mewakili media), dan Sigit Pramono (praktisi perbankan/KADIN), Dewan Juri terdiri dari Mas Ahmad Daniri (praktisi GCG/Ketua Komite Nasional Kebijakan Governance) dan Ruslan Prijadi (akademisi dari Universitas Indonesia).

Dirut Bank Jateng Supriyatno mengatakan penghargaan yang diterimanya sungguh membangkan karena itu merupakan representasi bahwa dalam menjalankan aktivitas bisnisnya Bank Jateng telah berhasil melaksanakan prisip efisiency.

"Kami memang sudah lama menerapkan prinsip ini. Contohnya 4000-an karyawan bank Jateng diminta proaktif sebagai agen pemasar untuk ikut membesarkan bank Jateng. Ini merupakan bagian dari upaya efisiensi, "paparnya dalam siaran tertulis, Kamis (20/10).

Langkah lain yang mencerminkan prinsip efisiensi yang sudah dilaksanakan Bank Jateng antara lain dalam penarikan retribusi untuk nasabah dimana nasabah hanya tinggal mengklik." Satu contoh di salah satu pasar di kota Solo," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa penghargaan ini juga mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap Bank Jateng.

" Ya melalui ajang pemberian penghargaan ini sedikit banyak memperlihatkan secara transparan bukti kinerja Bank Jateng. Sebab penilaian ini kan tidak mudah,apakagi kalau penyelenggara kegiatan ini berusaha kredibel dan jujur dalam penilaian,"tuturnya.

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya mengapresiasi ajang penghargaan seperti ini karena event seperti ini memberikan kontribusi positif bagi Bank Jateng. (*)

Penulis: hermawan Endra
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved