Minggu, 19 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Rudy Klaim Pengelolaan Benteng Vastenburg Bakal Diserahkan ke Pemkot Solo

Saat ini, menurutnya, proses serah terima pengelolaan itu tinggal menunggu keputusan resmi dari kementerian terkait.

Penulis: suharno | Editor: Catur waskito Edy
Tribun Jateng/Suharno
Warga melintas di depan Benteng Vastenburg, Solo, Kamis (20/10/2016). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Suharno

TRIBUNJATENG.COM, SOLO -- Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo mengklaim pemerintah pusat mengabulkan permintaan Pemerintah Kota (Pemkot) Solo untuk mengambil alih pengelolaan Benteng Vastenburg.

Saat ini, menurutnya, proses serah terima pengelolaan itu tinggal menunggu keputusan resmi dari kementerian terkait.

"Bangunan Benteng Vastenburg masih milik Kementerian Pertahanan (Kemenhan), dan permohonan kami atas hak pengelolaan dan perawatan bangunan benteng sudah disetujui," ujar wali kota yang akrab disapa Rudy, Kamis (20/10/2016).

Rudy menambahkan Pemkot Solo hanya tinggal menunggu penyerahan kunci gerbang dari Kemenhan kepada Pemkot

Usai serah terima, dia menambahkan bangunan peninggalan Belanda ini dapat mendukung pemanfaatan kawasan Vastenburg untuk kepentingan publik.

"Parit di sekeliling benteng sudah didesain sebagai obyek wisata air. Tentunya persiapan-persiapan ke arah sana bisa mulai dilakukan. Seperti pengembalian parit sebagai embung melalui pembuatan gorong-gorong," sambungnya.

Upaya akuisisi lahan Benteng Vastenburg pun diklaimnya lebih mudah, seandainya bangunan telah dikelola Pemkot.

Wacana akuisisi kawasan Benteng Vastenburg ini mengemuka sejak awal tahun 2013 tak kunjung terlaksana hingga kini.

Rudy mengakui, selama ini Pemkot kesulitan untuk mengakuisisi seluruh kawasan Vasteburg lantaran persoalan anggaran dan kepemilikan hak pengelolaan lahan yang berada di tangan beberapa pihak.

"Kalau untuk akuisisi lahan, kami terus berkomunikasi dengan pemerintah pusat. Harapannya APBN bisa menanggung ganti rugi bagi pemegang Hak Guna Bangunan (HGB). Yang penting sekarang dikelola dulu bangunannya, baru sesudahnya melangkah ke akuisisi lahan," tandas Rudy. (*)

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved