Mbah Gondrong Pakai Jenglot dalam Ritual Penggandaan Uang, Hasilnya Mengejutkan
Mbah Gondrong Pakai Jenglot dalam Ritual Penggandaan Uang, Hasilnya Mengejutkan
Penulis: muh radlis | Editor: iswidodo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Petugas Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jateng menangkap seorang dukun asal Tawangharjo, Grobogan. Harno alias Mbah Gondrong (51) dibekuk di rumahnya lantaran menipu ratusan orang yang ingin menggandakan uang.
Total korban "Dimas Kanjeng KW" ini lebih dari 130 orang. Kapolda Irjen Condro Kirono menyebut jumlah uang yang diserahkan korban bervariasi. "Ada yang menyetor Rp 15 juta, ada pula yang sampai Rp 20 juta. Uang sejumlah itu dijanjikan akan digandakan menjadi Rp 2 miliar," kata Condro, Kamis (20/10).
Kapolda menduga masih banyak korban lain yang belum melapor. Kepolisian masih terus melakukan pendataan. "Jumlah kerugian dari korban yang telah terdata sekitar Rp 30 miliar. Masih akan bertambah karena ada yang belum melapor," paparnya.
Aksi penipuan ini berlangsung sejak setahun lalu. Kebanyakan korban Mbah Gondrong berasal dari Cilacap.
"Ada juga korban dari daerah lain di Jateng. Bahkan berasal dari Jakarta dan Papua," imbuhnya.
Harno tak terlihat tegang saat dihadirkan di Mapolda Jateng. Dia bahkan terus mengumbar senyum.
Memakai peci, jaket, dan bersarung, Mbah Gondrong berdiri tegap di samping Kapolda. Dia menjawab gamblang saat Condro bertanya mengenai caranya menggandakan uang.
"Saya pakai ritual, ada alat-alatnya. Tapi saya tak pernah janjikan (ke korban) akan berhasil," ungkap Harno.
Sang dukun mengaku tak pernah mencari korban. Dia berkilah justru mereka yang datang meminta bantuannya.
"Mereka datang sendiri ke rumah saya minta tolong. Saya tidak berjanji, cuma bilang saya usahakan," jelasnya.
Supaya korban yakin, Harno menggunakan beberapa alat dalam ritual penggandaan uang. Mulai dari jenglot, padi, lukisan Nyi Roro Kidul, dupa hingga serbuk.
Ternyata dia tak hanya buka praktik penggandaan uang. Irjen Condro menyebut sang dukun juga sesumbar bisa menggandakan perhiasan emas. "Kami sudah cek keaslian emasnya ke pegadaian. Ternyata palsu," tandas Condro. (tribunjateng/lyz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/mbah-gondrong-pakai-jenglot-dalam-ritual-penggandaan-uang-hasilnya-mengejutkan_20161021_090640.jpg)