Pungli Marak di Semarang
MIRIS ! Lawangsewu Dikepung 16 Jukir Ilegal. Pengunjung Dimintai Rp 5 Ribu per Mobil
Seorang juru parkir ilegal di Kota Semarang, Marno mengatakan, ada 16 jukir ilegal yang mengelola parkir sekitar Lawangsewu.
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG- Seorang juru parkir ilegal di Kota Semarang, Marno mengatakan, ada 16 jukir ilegal yang mengelola parkir sekitar Lawangsewu.
Sepeda motor ditarik parkir Rp 2.000, sedangkan roda empat ditarik parkir Rp 3.000-Rp 5.000.
"Kami sudah mengajukan KTA, tapi tidak bisa. Kami ada 16 orang dibagi dua shift. Jadi sehari libur, sehari kerja. Sehari dapat bersih Rp 80 ribu," ujarnya.
Marno mengaku, per bulan menyetor Rp 300 ribu untuk kas RT di lingkungannya.
"Istilahnya uang sapu Rp 300 ribu per bulan. Itu untuk kebersihan dan keamanan," ujarnya.
Meski sudah disediakan parkir di kawasan Museum Mandala Bhakti, kata Marno, pengunjung Lawangsewu lebih suka parkir di jalan kampung lantaran lebih dekat.
"Pengunjung mengeluh kalau parkir di museum terlalu jauh. Juga kalau pas belum ada jadwal shuttle gratis, mereka khawatir keselamatan saat menyeberang apalagi ketika membawa anak-anak," ujarnya. (TRIBUNJATENG/CETAK)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/sapto-pentaskan-keroncong-tiap-sabtu-minggu-di-lawangsewu_20150829_093825.jpg)